Surabaya, MercuryFM – Kekosongan salah satu Komisioner KPU Jatim, pasca mundurnya M. Arbayanto, akhirnya kembali terisi. Athoillah resmi dilantik dan diambil sumpah janjinya sebagai Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Periode 2019-2024, Rabu (26/07/23).
Pelantikan mantan anggota KPU Kabupaten Jombang ini dilakukan secara hybrid, Athoillah mengikuti pelantikan di kantor KPU Jatim Jl Raya Tenggilis bersamaan dengan pelantikan 25 KPU Kabupaten/Kota di 5 provinsi yang langsung dilakukan, sementara Atok mengikuti secara daring dari Kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.
Dalam sambutannya, Hasyim menyampaikan bahwa pelantikan saat ini digelar dalam situasi tahapan Pemilu sedang berlangsung.
“Situasi kerja kita, jam kerja dan hari kerja kita adalah hari kalender. Kita kerja penuh waktu,” ujar Hasyim.
Hasyim berharap, anggota yang baru dilantik dapat menyampaikan situasi ini kepada keluarga. Sehingga mereka dapat menyesuaikan dan tahapan dapat berjalan lancar sampai berakhirnya pemilu dan akan berlanjut di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dalam peran dan fungsinya menjalankan tugas, Hasyim mengatakan Anggota KPU adalah pemimpin kepemiluan. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 mengamanatkan bahwa KPU di tingkat pusat merupakan penanggung jawab akhir Pemilu dan Pilkada. Sedangkan KPU provinsi dan kabupaten/kota bertanggung jawab di masing-masing tingkat wilayah.
Untuk itu Hasyim berpesan kepada Anggota yang dilantik untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya sehingga dapat meyakinkan semua pihak bahwa KPU siap, pantas, dan layak menjadi pusat kepemiluan.
“Hari ini tinggal 202 hari menuju pemungutan. Pahami semua dokumen dan berkerja sesuai dengan aturan. Baik aturan KPU, Bawaslu dan DKPP,” pesan Hasyim.
Sementara itu Ketua KPU Jatim Choirul Anam berharap, kepada Athoillah untuk segera dapat menyesuaikan ritme penyelenggaraan tahapan pemilu yang sudah berjalan. Apalagi sebelumnya, Athoillah merupakan Ketua KPU Kabupaten Jombang, sehingga sudah tidak sulit lagi melakukan penyesuaian diri. Hanya saja, lingkup tanggungjawabnya sekarang lebih luas.
Sedangkan Atok sapaan Athoillah mengatakan, dirinya dengan segera akan menyesuaikan dengan pola dan ritme yang sudah berjalan.
“Meskipun saya berangkat dari penyelenggara Pemilu di tingkat kabupaten/kota, tentu masih harus menyesuaikan dengan kondisi di provinsi,” ujar Atok saat diminta keterangan pasca mengikuti prosesi pelantikan.
Kepada seluruh jajaran di lingkungan KPU Jatim, Atok meminta kerjasama seluruh pihak guna menyukseskan Pemilu dan Pilkada ke depan.
Hadir menyaksikan pelantikan, Ketua KPU Jatim Choirul Anam beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan sekretariat KPU Jatim. Serta jajaran Anggota KPU Kabupaten Jombang. (ari)

