Surabaya, MercuryFM – Karang Taruna didorong untuk bisa membangkitkan semangat kewirausahaan dimasyarakat. Hal ini ditegaskan anggota DPRD Jatim yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya, Yordan M Batara Goa saat menggelar reses menyerap aspirasi masyarakat yang berlangsung di Jl. Pogot Baru No.74 KelurahanTanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Selasa (28/06/27) malam.
Dorongan tersebut disampaikan setelah perwakilan Karang Taruna menyampaikan aspirasi terkait dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, termasuk penguatan program pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda.
Yordan mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki alokasi bantuan dan program wirausaha yang menyasar pemuda mulai usia 17 tahun. Dalam hal ini, peran Karang Taruna dinilai sangat krusial untuk mendampingi pelaku usaha pemula.
”Kami berharap Karang Taruna ini menjadi mentor pendamping. Sehingga usaha yang dilakukan anak-anak muda ini bisa berhasil. Ketika mereka saling menguatkan, membantu, dan mendukung, usaha tersebut tidak akan berhenti di tengah jalan,” ujar Yordan.
Menanggapi kendala permodalan yang kerap mengganjal kegiatan kewirausahaan, mengingat pelaku UMKM yang sudah ada saja masih kesukitan mendaoatkan pinjaman mofal, apalagi wirausaha baru, Yordan yang juga politis PDIP ini menjelaskan bahwa akses pendanaan sebenarnya bisa diakses melalui lembaga keuangan daerah seperti Bank BPR Surya Artha Utama Bank milik Pemkot Surabaya, maupun Bank Jatim dam Bank BPR UMKM milik Pemprov Jatim.
Meski demikian, Yordan menegaskan bahwa persoalan utama kewirausahaan bukan sekadar modal, melainkan mindset atau pola pikir untuk terus berkembang.
”Soal utama itu adalah mindset, kemauan untuk maju. Kalau dilakukan secara berkelompok, mereka bisa saling mengingatkan dan mendukung. Nah, kita mendorong Karang Taruna mengambil peran itu,” tegasnya.
Selain pemberdayaan pemuda, Jordan juga menampung berbagai aspirasi dari kelompok perempuan dan kader PKK. Salah satu usulan yang mengemuka adalah optimalisasi Balai RW sebagai pusat kegiatan warga, mulai dari pelatihan ekonomi kreatif, program kesehatan lansia non-produktif, hingga gerakan penghijauan lingkungan.
Guna merealisasikan usulan tersebut, Jordan berkomitmen menyinergikan kebutuhan warga dengan program-program dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) maupun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Terkait potensi kolaborasi dengan program Koperasi Merah Putih untuk memperkuat UMKM, Ketua Bapemperda DPRD Jatim ini menyambut baik peluang sinergi tersebut selama regulasi dan tatanan hukumnya memungkinkan.
”Kalau dimungkinkan untuk kolaborasi, itu tentu sangat baik. Karena itu program pemerintah yang sudah ada dasar hukum dan perencanaannya. Meskipun masih ada kendala di lapangan, semangat kolaborasinya tetap harus didorong demi menggerakkan ekonomi warga,” pungkas Yordan. (ari)

