UMAHA Gandeng Pesantren Digipreneur Al-Yasmin, Siapkan Kolaborasi Cetak SDM Unggul di Era Digital

Surabaya, MercuryFM – Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) membuka peluang kolaborasi strategis dengan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya melalui audiensi dan silaturahmi yang digelar di Gedung Rektorat UMAHA, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah awal kerja sama dalam penguatan pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat berbasis transformasi digital.
Rombongan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin dipimpin langsung Founder Ustadz Helmy Muhammad Noor dan diterima oleh Rektor UMAHA dr. Hidayatullah, Sp.N bersama jajaran wakil rektor, dekan, dan pimpinan struktural kampus.

Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan sejumlah program kolaboratif yang dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini, mulai dari pengembangan akademik, riset bersama, pelatihan kewirausahaan digital, hingga program pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

Rektor UMAHA dr. Hidayatullah, Sp.N mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperluas jejaring kemitraan strategis dengan berbagai lembaga pendidikan dan masyarakat.

“UMAHA berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan. Kehadiran Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya menjadi momentum yang baik untuk menyatukan visi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif menghadapi tantangan era digital.

Sementara itu, Founder Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya, Ustadz Helmy Muhammad Noor menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Ia berharap kolaborasi dengan UMAHA dapat melahirkan berbagai program inovatif yang berdampak langsung bagi santri maupun mahasiswa.

“Pesantren Digipreneur Al-Yasmin siap menerima program pelatihan pengembangan bakat dan keterampilan bagi mahasiswa UMAHA,” ungkapnya.

Ia menilai penguatan kompetensi digital dan kewirausahaan menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat. Karena itu, kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi dinilai mampu menghadirkan model pendidikan yang lebih adaptif dan aplikatif.

Audiensi ditutup dengan sesi diskusi interaktif, tukar cinderamata, dan foto bersama sebagai simbol komitmen awal menuju kerja sama berkelanjutan antara UMAHA dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global di era transformasi digital. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist