Surabaya, MercuryFM – Dorong percepatan pelaksanaan Muktamar NU ke- 35, sejumlah Kiai Sepuh dari jajaran Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sowan ke kediaman Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, pada Selasa (05/05/26) malam.
Pertemuan tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus bentuk dukungan terhadap langkah Rais Aam dalam mendorong percepatan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Di antara kiai yang hadir, antara lain: KH Anwar Iskandar, KH Afifuddin Muhajir, KH Aniq Muhammadun, KH Sadid Jauhari, KH Muhibbul Aman Aly, KH Tonthowi Jauhari Musaddad, KH Imam Buchori, dan lain-lain.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, para kiai sepuh memurut KH. Ahmad Tajul Mafakhir, Katib PBNU, menyampaikan dukungan penuh kepada Rais Aam agar muktamar dapat segera dilaksanakan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga soliditas organisasi dan keberlanjutan kepemimpinan di tubuh PBNU.
“ini adalah bagian dari musyawarah para kiai sepuh untuk memastikan bahwa muktamar berjalan dengan baik, lancar, dan membawa kemaslahatan bagi jam’iyah,” ujar KH. Ahmad Tajul Mafakhir, usai pertemuan.
Seiring dengan itu kata Ahmad Tajul, Rais Aam, juga telah memanggil Ketua Umum ke kantor PBNU, guna membahas persiapan teknis pelaksanaan muktamar.
Dalam arahannya, Rais Aam meminta agar seluruh kebutuhan teknis segera diselesaikan agar agenda besar organisasi tersebut dapat terlaksana sesuai rencana penuh khidmah.
“Kiai Miftah, (K.H Muftahul Ahyar), meminta agar persiapan teknis segera dituntaskan, sehingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak mengalami hambatan,” tegasnya.
Bahkan lanjut Ahmad Tajul, Rais Aam juga meminta agar Muktamar ke-35 NU digelar pada tanggal 1–5 Agustus 2026.
“Rais Aam mendorong agar Muktamar ke-35 NU dilaksanakan pada 1-5 Agustus 2026 mendatang dan disetujui oleh Ketum PBNU,” pungkasnya. (ari)

