Sosok yang humble, berbagai kalangan termasuk Iman Utomo dan Soekarwo ikut pemakaman Nurwiyatno

Surabaya, MercuryFM – Sosok Nurwiyatno mantan pejabat Pemprov Jatim yang juga mantan Penjabat Walikota Surabaya 2015-2016 ini, benar benar sosok yang bisa diterima semua kalangan. Hal ini terbukti pemakaman almarhum Nurwiyatno dihadiri beberapa kalangan masyarakat.

Mulai dari aktivis dan mantan aktivis mahasiwa, khususnya Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), para pejabat dilingkungan Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim, Kapolda Jatim 2015-2016 Anton Setiadji serta dua Mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo dan Soekarwo, ikut mengantar jenazah almarhum Nurwiyatno ke Makam Keluarga di kompleks Pemakaman Tembok, Kota Surabaya, Jumat (17/4/2026) siang.

Pria kelahiran kampung Tembok Dukuh Kota Surabaya itu dikenal supel, riang gembira dan senantiasa melayani tamu. Tak pernah sekalipun senyuman hilang dari bibir lelaki yang akrab disapa ‘Cak Nono’ itu.

“Beliau orang baik, dipanggil Allah di hari baik, Jumat. In syaa Allah berada di tempat terbaik di sisi Allah juga,” ujar mantan Gubernur Jatim Imam Utomo yang hadir langsung di Makam Tembok.

Meski sudah pensiun sebagai PNS, sosok Nurwiyatno juga aktif di berbagai lembaga kemanusian, termasuk di PMI. Mantan Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Jatim ini, dipercaya Ketua PMI Jatim Imam Utomo sebagai Sekertaris PMI Jatim

Tak hanya di lingkungan Pemprov Jatim, nama dan perilaku sangat baik Nurwiyatno juga tertancap kuat di kalangan wartawan. Selalu menerima dan melayani prinsip itu yang dipegangnya selama bersama wartawan.

“Beliau sangat paham dengan tugas-tugas kewartawanan, sehingga teman-teman yang meliput di lingkungan Pemprov Jatim pasti paham kebaikan Mas Nurwiyatno,” kata Darmantoko mantan wartawan Surabaya Post.

Secara pribadi, Cak Dar yang juga teman SD dan SMP Nurwiyatno, punya kesan khusus. Cak Nono tidak pernah menyusahkan teman-teman. Senantiasa ingin membantu dan membahagiakan teman-temannya.

“Dia pejabat pemprov, tapi selalu perhatian dan menanyakan kondisi teman-teman sekolahnya. Bahkan, setiap membantu keuangan teman masa kecilnya, Nono senantiasa menanyakan siapa lagi yang belum dapat,” tutur Cak Dar.

Bahkan ketika berada di makam tembok semua kalangan menunjukkan duka mendalam atas kepergian sosok yang humble dan dekat dengan semua kalangan ini. Selamat jalan Nurwiyatno. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist