Ini yang disampaikan warga ke Sri Wahyuni untuk di perjuangkan

Bojonegoro, MercuryFM – Penguatan pendidikan keagamaan, peningkatan kesejahteraan guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ), serta pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat melalui bantuan bibit sayur-mayur menjadi hal yang di samoaikan masyarakat Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, saat reses Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni, Minggu (08/02/6).

Dalam reses yang berlangsung dengan gayeng tersebut, warga berharap adanya program konkret untuk pengembangan pendidikan Islami, termasuk bantuan seragam, alat tulis, dan sarana pendukung belajar bagi anak-anak agar lebih bersemangat menimba ilmu agama.

Selain itu, mereka juga meminta adanya insentif bagi guru TPQ yang selama ini berperan besar dalam pembinaan akhlak generasi muda.

Tak hanya itu, warga juga mengusulkan bantuan instruktur senam untuk mendukung kesehatan masyarakat serta bantuan bibit sayur-mayur guna menunjang kebutuhan pangan dan ekonomi keluarga.

Menanggapi curhatan warga tersebut, Sri Wahyuni menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi ruang dialog untuk mengetahui kebutuhan nyata masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Jawa Timur,” kata Sri Wahyuni.

Politisi Partsi Demokrat ini menekankan, penguatan pendidikan keagamaan menjadi perhatian penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, dukungan terhadap TPQ harus bersifat berkelanjutan dan benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan.

“Untuk pendidikan Islami, kami dorong bantuan sarana-prasarana TPQ, alat belajar, serta pembinaan keagamaan yang berkesinambungan, bukan hanya kegiatan seremonial,” tegasnya

Terkait kesejahteraan guru TPQ, Sri Wahyuni mengakui peran vital para guru ngaji dalam membangun fondasi moral anak-anak. Ia berkomitmen mencatat aspirasi tersebut untuk diperjuangkan melalui kebijakan dan penganggaran sesuai regulasi yang berlaku.

“Guru TPQ adalah pilar pendidikan karakter. Aspirasi terkait insentif ini akan kami perjuangkan agar ke depan mendapat perhatian lebih,” ucap legislatir dari Daaerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro – Tuban.

Sementara itu, usulan bantuan instruktur senam dan bibit sayur-mayur dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sri Wahyuni menyatakan akan mendorong program pemberdayaan masyarakat yang mendukung kesehatan dan ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Kegiatan reses ini juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik, pemuda, serta perwakilan perempuan. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto, turut hadir memberikan dukungan.

Selain dialog, kegiatan juga diisi dengan santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Reses ditutup dengan doa bersama dan harapan agar tiga aspirasi utama warga Bojonegoro tersebut dapat ditindaklanjuti secara nyata oleh DPRD Jawa Timur.(ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist