Surabaya, MercuryFM – DPRD Kota Surabaya menyoroti kekosongan tiga posisi direksi Perumda Air Minum Surya Sembada sejak 17 November lalu. Hingga kini, Pemkot Surabaya belum membuka proses open recruitment untuk menentukan pucuk pimpinan baru perusahaan daerah pengelola layanan air bersih tersebut.
Tiga jabatan strategis yang kosong—Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Pelayanan—dinilai krusial dalam menjaga kelancaran layanan air minum bagi warga. DPRD khawatir, tanpa direksi definitif, keputusan strategis perusahaan bisa terhambat.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Budi Leksono, berharap Pemkot segera mempercepat proses seleksi. Ia menegaskan pentingnya memastikan stabilitas pelayanan air di tengah masa transisi ini.
“Perumda Air Minum adalah layanan dasar masyarakat. Kami berharap proses rekrutmen segera dibuka agar tidak terjadi kekosongan terlalu lama,” ujarnya pada Kamis (20/11/2025).
Budi menambahkan, percepatan rekrutmen bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan publik tetap berjalan optimal. Komisi B, kata dia, siap mendukung proses seleksi yang terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi.
“Harapan kami, figur-figur terbaik bisa terpilih agar Perumda Air Minum semakin maju dan pelayanan kepada warga tetap terjaga,” tegasnya. (lam)

