SIER Tawarkan Kawasan Industri Hijau Berdaya Saing Tinggi kepada Investor Singapura

Surabaya, MercuryFM – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperkenalkan kawasan industri hijau dan terintegrasi kepada para investor Singapura dalam acara “East Java-Singapore Investment Promotion Business Meeting” yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura. Acara ini merupakan hasil kerja sama antara KBRI Singapura, Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Singapura, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Jawa Timur.

Kepala Departemen Penjualan SIER, Dimaz Harenda, hadir mewakili Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono. Pertemuan bisnis ini dibuka oleh Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo, dan Direktur IIPC Singapura, Andria Buchara, pada Selasa (12/11/2024).

Dalam paparannya, Dimaz menyampaikan komitmen SIER untuk membangun kawasan industri yang ramah lingkungan dan hemat energi. “SIER berkomitmen mendukung investasi hijau dan berkelanjutan, sesuai arahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, dan Menteri Investasi/BKPM, Bapak Rosan Roeslani,” ungkap Dimaz. Ia menekankan bahwa SIER mengusung konsep industri modern yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan global, menjadikannya tujuan investasi hijau yang ideal.

Pada kesempatan tersebut, SIER juga berdiskusi dengan Daryl Thio, Regional Director of Enterprise Singapore, yang mendukung pengembangan perusahaan Singapura di pasar internasional. Diskusi ini mencakup potensi investasi serta rencana kerja sama dalam pengelolaan sumber daya air bersih, sektor di mana Singapura memiliki keahlian tinggi. Rencana kunjungan Enterprise Singapore ke kawasan industri SIER pada Desember 2024 menandai potensi besar bagi investasi hijau di Jawa Timur, yang memiliki populasi lebih dari 40 juta jiwa.

Data DPM PTSP Jawa Timur menunjukkan bahwa Singapura menjadi negara dengan nilai investasi terbesar di provinsi ini, mencapai USD 6.891,09 juta sejak 2010 hingga triwulan ketiga 2024.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan pentingnya fasilitas yang mendukung investasi hijau di Indonesia. “BUMN memainkan peran penting dalam mendukung transformasi ekonomi menuju era hijau,” ujar Erick.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga menyatakan pentingnya fasilitas dan dukungan pemerintah untuk menarik investasi di kawasan industri hijau. “Indonesia memiliki potensi besar sebagai destinasi investasi di Asia, terutama dengan konsep kawasan industri hijau. Kami akan terus memberikan dukungan penuh agar industri kita lebih kompetitif di tingkat global,” jelas Agus.

Dengan dukungan pemerintah dan komitmen kuat terhadap kelestarian lingkungan, SIER berupaya menjadi magnet bagi investor yang mengutamakan prinsip keberlanjutan. Kawasan industri ini diharapkan menjadi simbol masa depan industri Indonesia yang lebih hijau, terintegrasi, dan berdaya saing tinggi.(dan) 

 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist