Surabaya, MercuryFM – PT PLN (Persero) berhasil meningkatkan kapasitas konduktor atau rekonduktoring pada jaringan transmisi listrik 150 kV untuk lintasan Mojoagung-Banaran Line #1 sepanjang 48,17 kilometer sirkit (kms), yang telah sukses diberikan tegangan (energize) untuk memperkuat pasokan listrik.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Amiruddin, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur listrik yang dilakukan secara berkelanjutan oleh PLN. “Proyek rekonduktoring jaringan SUTT 150 kV ini berhasil diselesaikan oleh UPT Malang dalam waktu kurang dari 1,5 bulan sejak akhir September lalu, meningkatkan kapasitas dari 760 Ampere menjadi 1550 Ampere,” ujar Amiruddin, Selasa (12/11/2024).
Menurut Amiruddin, pekerjaan rekonduktoring ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas transmisi dan mengoptimalkan pembebanan pada Trafo IBT (inter bus trafo) di GITET 500 kV Kediri. “Empat IBT telah beroperasi di GITET 500 kV Kediri untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kabupaten dan Kota Mojokerto serta kawasan industri Ngoro. Hal ini membantu mengurangi beban di subsistem Krian yang memasok wilayah besar, termasuk Surabaya dan sekitarnya,” tambahnya.
Selain rekonduktoring, PLN UIT JBM juga rutin melakukan berbagai pekerjaan untuk menjaga keandalan sistem listrik, terutama menjelang Pilkada pada bulan November ini. Langkah-langkah yang dilakukan termasuk pemeliharaan rutin trafo di Gardu Induk wilayah kerja UPT Bali, pengukuran tahanan pertanahan kaki tower, hingga penggantian material di tower dan gardu.
“PLN berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang andal demi mendukung kelancaran kegiatan penting bagi masyarakat, seperti Pilkada di akhir November ini yang mencakup pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota di berbagai wilayah Jawa Timur hingga Bali,” pungkas Amiruddin.(dan)

