Surabaya, MercuryFM – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-79, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menyambungkan listrik kepada 189 keluarga prasejahtera melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program ini mencakup berbagai wilayah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Pasuruan, Malang, Batu, Situbondo, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Madiun, Jember, Banyuwangi, Pamekasan, Kediri, Mojokerto, Gresik, dan Sidoarjo.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menjelaskan bahwa program LUTD merupakan inisiatif penyambungan listrik bagi masyarakat kurang mampu yang didanai melalui donasi pegawai PLN. Ini adalah bentuk komitmen PLN untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan energi yang merata dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil dan kurang mampu.
“Program LUTD akan terus dijalankan secara rutin sebagai wujud kepedulian PLN dalam memberikan layanan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Kami berharap dengan adanya sambungan listrik ini, masyarakat yang sebelumnya belum menikmati listrik dapat lebih produktif dan terbantu dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Mustaqir, Kamis (24/10/2024)
Selain meningkatkan kesejahteraan, program ini juga diharapkan membuka peluang bagi masyarakat kurang mampu untuk mengembangkan usaha kecil, belajar, dan menjalankan aktivitas dengan lebih baik. PLN berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program serupa di masa depan guna mendukung visi perusahaan untuk menciptakan energi yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Salah satu penerima bantuan, Mariman, warga Desa Wungu, Kabupaten Madiun, merasa sangat bersyukur atas bantuan listrik gratis ini. “Terima kasih kepada PLN yang telah mewujudkan mimpi kami. Dulu kami ingin pasang listrik sendiri tapi belum mampu. Kini, saya dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan dari PLN,” ungkap Mariman.
Perasaan senada juga disampaikan oleh Mujiyanto (27), seorang buruh tani asal Desa Wadung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Tinggal di rumah berukuran 3,5 x 6 meter yang berdinding asbes dan berlantai tanah, kini ia dapat menikmati aliran listrik yang sangat membantu kesehariannya. “Terima kasih PLN, sekarang saya punya listrik sendiri,” ujar Mujiyanto dengan penuh kebahagiaan. (dan)

