HCML Gandeng Masyarakat Tanam 10 Ribu Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon

Sampang, MercuryFM – Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di perairan Madura, Jawa Timur, melaksanakan program penanaman 10 ribu pohon di Kabupaten Sampang pada masa tanam rawat 2024-2025.

Kegiatan penanaman simbolis ini dilaksanakan di lahan kosong Kampus Politeknik Negeri Madura (Poltera), Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang, sebagai langkah nyata dalam pengurangan emisi karbon.

“Program ini merupakan inisiatif HCML untuk mengurangi emisi karbon sekaligus melibatkan masyarakat dan perguruan tinggi setempat,” ujar Hamim Tohari, Manager Regional Office & Relations HCML dikutip dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (17/10/2024).

Hamim menjelaskan bahwa sejak 2020, HCML telah berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, dimulai dengan penanaman 16.500 pohon mangrove di Desa Semare, Pasuruan. Pada tahun-tahun berikutnya, HCML melanjutkan upaya ini dengan penanaman 17.500 pohon mangrove di Pulau Mandangin dan Desa Semare, serta 10 ribu pohon mangrove di Pantai Kundang Wetan, Sumenep, pada Oktober 2023 untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Selain mangrove, HCML juga telah menanam 3.000 pohon lainnya, termasuk 1.500 pohon cemara dan 1.500 pohon nangka. Program penanaman pohon ini merupakan bagian dari Festival Pesisir 2 yang diselenggarakan di Desa Bancamara, Pulau Gili Iyang, Sumenep, pada Desember 2023.

“Penanaman pohon ini bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bentuk partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan, terutama dengan meningkatnya kesadaran global terhadap isu emisi karbon yang berkaitan dengan produksi minyak. Selain penanaman pohon, kami juga menjalankan program biodiversity seperti transplantasi terumbu karang,” tambah Hamim.

Program penanaman pohon ini merupakan kolaborasi antara SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara dan KKKS, sebagai bagian dari upaya untuk mendorong transisi energi menuju energi rendah emisi, serta mendukung program zero flaring dan udara bersih.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, menyambut baik inisiatif HCML ini. Menurutnya, penanaman pohon adalah salah satu bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat lingkungan.

“Menanam pohon itu mudah, tetapi merawatnya hingga besar adalah tantangan tersendiri. Kami berharap program tanam rawat ini menjadi tanggung jawab bersama sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Yuliadi.

Kegiatan penanaman 10 ribu pohon ini turut dihadiri oleh Humas SKK Migas Yustian Hakiki, Head of Field Relations HCML Ali Aliyudin, Forkopimda, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan setempat. (dan) 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist