Surabaya, MercuryFM – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendorong percepatan program sertifikasi halal, bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Surabaya. Menyusul keluhan pelaku UMKM, yang kesulitan mengakses sertifikasi halal.
“Kami kebingunan bagaimana cara untuk mendapatkan sertifikasi halal. Padahal sertifikasi Halal tersebut sangat kami butuhkan,” ujar Aini pelaku UMKM Bulak Rukem, ketika menghadiri kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyakat oleh Anas Karno saat reses, pada Kamis malam (12/10/2023).
Aini juga menjelaskan, dirinya pernah mengikuti pelatihan. Namun setelah itu tidak ada kelanjutannya.
“Kami tidak tahu harus kemana dan bagaimana,” imbuhnya.
Menyikapi keluhan tersebut, Anas Karno menekankan, supaya kegiatan pendampingan terhadap pelaku UMKM dilakukan intensif.
“Ini mungkin karena masih belum intens dalam sosialisasi maupun pendampingan. Sehingga perlu kita dorong agar para UMKM ini bisa mendapatkan sertifikasi,” tegas legislator Fraksi PDIP Surabaya tersebut.
Legislator penggerak UMKM kota Surabaya ini kembali menjelaskan, sertifikasi halal sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM, untuk menambah daya saing produknya.
“Dengan mengantongi Sertifikasi Halal terhadap produknya, bisa mendongkrak daya saing bagi pelaku UMKM. Dan juga memberikan nilai lebih untuk mengembangkan pasar. Yang pada akhirnya membuat UMKM lokal bisa naik kelas,” jelasnya.
Pemerintah memulai Program sertifikasi produk halal sejak 17 Oktober 2010. Program tersebut mewajibkan kepemilikan sertifikat halal, untuk seluruh produk yang dijual di pasar domestik.
Seiring berjalannya waktu, pemerintah melakukan percepatan terhadap program tersebut. Terutama kepada pelaku UMKM yang bergerak diusaha makanan minuman. Diharapkan sertifikasi tersebut tuntas pada 17 Oktober 2024. (Lam)

