Surabaya, MercuryFM – Pj Bupati di Jatim diminta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk tetap menjaga kekondusifan Jatim. Apalagi memasuki tahun politik, kekondusifan di masing masing wilayah harus tetao di jaga.
“Karena itu saya berpesan, Jawa Timur jangan sampai batuk. Kalau Jawa Timur batuk dropletnya sampai ibu kota. Kekondusifan Jatim harus tetap kita jaga sama-sama,” ujar Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat melantik sejumlah penjabat (Pj) bupati yang akan mengisi kekosongan masa jabatan para bupati yang telah selesai masa tugasnya. Pelantikan digelar menjadi tiga sesi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (24/09/23).
“Selamat melaksanakan tugas kepada seluruh Pj, dan terima kasih para bupati purna tugas,” lanjut Khofifah. Menurut Khofifah, ketentraman, ketenangan, dan kedamaian harus sama-sama kita jaga. Jangan sampai ada hal-hal yang itu membawa dampak terganggunya kekondusifan wilayah di Jatim.
“Tahun politik dimulai dari tahun ini hingga tahun depan 2024. Moment ini akan dipenuhi dengan dinamika baik di skala nasional maupun hingga daerah. Tahun politik ini pasti akan ada efek dinamikanya, bagaimana mengelola dinamika itu dengan positif thinking membangun suasana tetap guyub rukun, toto tentrem, kerto raharjo,” ucap Khofifah.
Dalam kesempatan inj Gubernur Khofifah juga berpesan kepada para Pj bupati yang baru saja dilantik agar mampu menjalin koordinasi secara intensif bersama seluruh jajarannya dan DPRD setempat. Apalagi, saat ini juga tengah dibahas P-APBD dan R-APBD.
“Segera lakukan kinerja untuk kepentingan masyarakat khususnya pembahasan PAPBD 2023 bagi pj yang daerahnya belum melakukan pembahasan dan pengesahan P-APBD 2023. Serta melakukan pembahasan APBD 2024,” jelas Khofifah
Gubernur juga meminta agar Pj tidak segan-segan untuk melakukan komunikasi dengan Bupati purna bila ada yang perlu dilakukan koordinasi. Ini dilakukan untuk bisa terbangunnya kesinambungan program dan keberlanjutan pembangunan.
Bahkan Khofifah menyebutkan hal itu juga dilakukannya saat awal menjabat Gubernur Jatim untuk berkomunikasi intens dengan Pakde Karwo, gubernur sebelumnya. Misalnya saat berkoordinasi terkait penerapan SMK Mini. “Saya sempat menanyakan terkait SMK mini yang ternyata adalah tempat pelatihan vokasi. Dan itu kami komunikasi dan konfirmasikan untuk keberlanjutan program selanjutnya,” jelasnya.
Khofifah juga meminta agar para Pj bupati bisa melaksanakan sejumlah arahan Presiden RI Joko Widodo, antara lain menurunkan angka kemiskinan ekstrem, menarik investasi, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan menjalankan arahan strategis presiden.
“Apa yang sudah menjadi pengarahan Presiden Jokowi bisa kita laksanakan dan kerjakan,” pungkasnya. Pelantikan 13 Pj Bupati di gedung Grahadi, dilakukan tiga sesi. Sesi pertama, pelantikan digelar pukul 09.00 WIB pagi, dengan melantik sebanyak 6 Pj Bupati.
Mereka yakni Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto, Pj Bupati Pamekasan Masrukin, Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto, Pj Bupati Bangkalan Arif Mulya Adi dan Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto. Sedangkan sesi ke dua digelar pukul 14.00 WIB siang, 6 Pj. Yaitu Pj Bupati Bojonegoro, Pj Bupati Jombang, Pj Bupati Nganjuk, Pj Bupati Magetan, Pj Bupati Madiun dan Pj Walikota Malang.
Sedangkan untuk sesi ketiga, rencananya akan digelar pada Senin (25/09/23) besok. Hanya satu Pj Bupati Tulungagung. Karena bertepatan dengan akhir masa tugas jabatan Bupati Tuluangung yang berakhir per 25 September 2023. (ari)
Berikut nama 13 Pj Bupati di Jatim
1. Kab Bondowoso – Bambang S (Sekda Bondowoso)
2. Kab. Lumajang – Bu Indah Wahyuni ( Ka. BKD Jatim)
3. Kab. Probolinggo – Ugas Irwanto (Sekda Probolinggo)
4. Kab. Pasuruan – Andriyanto (Ka. Brida Jatim)
5. Kab. Bangkalan – Arif Mulya Adhie (Kemendagri)
6. Kab. Pamekasan – Masrukhin (Sekda Pamekasan)
7. Kab. Jombang – Sugiat (Kabinda Sulbar)
8. Kab Nganjuk – Handoko (Direktur Kewaspadaan Kemendagri)
9. Kab. Bojonegoro – Adriyanto (Direktur di Kemenkeu)
10. Kab. Madiun – Tontro (Sekda Madiun)
11. Kab. Magetan – Hergunadi (Sekda Magetan)
12. Kota Malang – Wahyu Hidayat (Sekda Kab Malang).
13. Kab Tulungagung – Heru Suseno (Kadisbun Prov Jatim)

