Surabaya, MercuryFM – Fraksi PPP DPRD Jatim menyesalkan kealpaaan Pimpinan Dewan dalam sidang Paripurna DPRD Jatim dalam Pandangan Umum ( PU ) Fraksi terhadap Raperda Penyertaan Modal. Pasalnya Fraksi PPP DPRD Jatim menyerahkan PU Fraksinya usai sidang paripurna di gedog selesai (di tutup) oleh Pimpinan Dewan, tanggal 28 Agustua 2023 kemarin.
Insiden yang terjadi di Paripurna tersebut di pimpin oleh pimpinan DPRD Jatim Ahmad Iskandar dari Fraksi Partai Demokrat yang di dampingi Anik Maslahac dari fraksi PKB, serta dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak .
Awalnya, pada Paripurna dengan agenda PU Fraksi tentang penambahan modal, pimpinan paripurna memanggil satu persatu Jubir dari fraksi untuk menyerahkan pandangan Fraksi.
Namun hingga Paripurna di tutup, Fraksi PPP tidak di panggil oleh pimpinan dewan. Dan keteledoran ini terjawab setelah salah satu anggota Fraksi PPP yang seharusnya membacakan pandangan Fraksi, H. Rofik melakukan intrupsi setelah menyanyikan lagi Padamu Negeri sebagai penutup rapat Paripurna.
Menyadari keteledoran yang terjadi pimpinan Dewan akhirnya menerima Pandangan Fraksi PPP meski dilakukan usai Rapat Paripurna di tutup.
Menyikapi hal ini, Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim Ahmad Silahudin cukup menyayangkan kejadian tersebut. Namun dirinya bisa memaklumi kealpaan Pimpinan Dewan yang memimpin Paripurna saat itu.
“Saya memaklumi mungkin pimpinan Paripurna banyak fikiran sehingga Ia lupa kalau ada satu fraksi yang belum dipanggil untuk menyerahkan PU Fraksinya,” ujar pria yang akrab dipanggil Gus Hadi, Kamis (31/08/23).
Pihaknya lanjut Gus Hadi, justru meyatakan kejadian seperti itu tidak akan terjadi jika dari pihak Sekretariat Dewan ( Setwan ) DPRD Jatim mengikuti dengan seksama siapa- siapa Fraksi yang belum dipanggil.
Politisi asli Jombang ini melihat, peristiwa ini adalah bentuk kecerobohan dari pihak Setwan DPRD Jatim, yang seharusnya bisa mengingatkan pimpinan bila ada kealpaaan.
“Ini bentuk kecerobohan. Semoga hal semacam ini tidak terjadi lagi pada Fraksi Lain. Sekretaris Dewan (Sekwan) kedepannya harus mengarahkan anak buahnya agar lebih fokus pada tupoksinya saat saat Paripurna. Jangan karena menjadi kandidat PJ Bupati Jombang kinerjanya gak fokus ,” pungkas pria yang juga Anak Bupati Jombang itu. (ari)

