Surabaya, MercuryFM – Lapangan “Jatim Seger” (senang gerak) kembali mendapat sorotan. Sebelumnya terkait adanya pembelian tiket atau berbayar bagi masyarakat yang akan masuk di lapangan tersebut untuk berolahraga, kali ini kondisi lintasan lapangan tersebut juga mulai mengalami kerusakan. Di mana lintasan lari di lapangan yang baru direnovasi dengan anggaran Rp23 miliar dari APBD Jatim tersebut, kondisinya menggelembung.
Kondisi semacam ini kembali mendapat sorotan DPRD Jatim. Mengingat lapangan tersebut baru saja diresmikan dan belum ada dua pekan digunakan kembali setelah direnovasi.
Menurut angggota Komisi E DPRD Jatim Mathur Husyairi, ini cukup memprihatinkan. Pihaknya meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Jatim, untuk turun tangan melakukan audit pembangunan lapangan Jatim Seger yang menjadi tanggung jawab Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim.
“Kami meminta BPK RI untuk audit investigatif, karena kualitasnya buruk dan diduga asal-asalan,” ujarnya, Selasa (21/2/2023).
Mathur menjelaskan, bahwa rusaknya lapangan Jatim Seger Dispora Jatim cukup mengagetkan. Pasalnya, baru diresmikan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, tepatnya pada 11 Februari 2023 lalu.
“Ini pas momennya BPK turun. APBD dihambur-hamburkan, tapi kualitas sangat buruk. Jangan jadikan peresmian oleh Gubernur sebagai tameng,” ungkap politisi Asal Fraksi PKS, PBB dan Hanura DPRD Jatim dari unsur PBB ini.
Berdasarkan foto yang tersebar tampak ada satu titik lapangan yang rusak menggelembung cukup besar, menyerupai gundukan tanah yang besar. Padahal, lapangan Jatim Seger diklaim berkualitas dan mengantongi sertifikasi internasional, lantaran kualitas lapangan yang baik dan empuk seperti justeru rusak.
“Kami pernah menanyakan proyek ini ketika rapat dengan Dispora Jatim, ternyata dia tidak tahu. PT yang mengerjakan pun terkesan tak profesional, karena penawarannya jauh dari pagu yang disediakan,” ungkap politisi asal Madura ini.
Sebagaimana diketahui, Lapangan Jatim Seger yang memiliki luas 7.198 m2 baru saja diresmikan oleh Gubernur Khofifah, pada tanggal 11 Februari 2023 lalu.
Lapangan Jatim Seger dulunya merupakan Lapangan Atletik Kertajaya yang dibangun pada tahun 1988 dengan menggunakan material gravel. Lapangan atletik ini pernah digunakan sebagai venue cabor panahan pada PON Tahun 2000.
Selanjutnya, pada tahun 2022, Dispora Jatim melaksanakan perbaikan lapangan atletik meliputi penggantian material gravel menjadi sandwich system. Serta dilakukan juga penambahan tembereng Utara dan Selatan.
Lapangan ini bahkan dibangun dengan standar Internasional dengan memperoleh sertifikat Class 2 Athletics Fasility yang diperoleh dari World Atlethic yang berpusat di Monaco.
Memang setelah peresmian Lapangan Jatim Seger ini, Dispora Jatim sempat melakukan uji coba untuk pengenaan tarif sebesar Rp10.000 bagi masyarakat umum, serta Rp5 ribu untuk pelajar dan mahasiswa. Meskipun akhirnya dibatalkan oleh Dispora Jatim setelah ramai disorot. (ari)

