Surabaya, MercuryFM – Mantan Ketua Umum PBNU, KH. Said Agil Siradj saat memberi tausiah di gelaran _Istighosah dan Pengajian untuk Bangsa yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan dan HUT ke-76 Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di halaman kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, sempat menyebut nama Eri Cahyadi sangat layak berlaga di ajang Pilgub Jatim.
“Saya doakan Eri Cahyadi menjadi calon gubernur dan menang,” kata Kiai Said, yang langsung diamini seluruh kader yang hadir.
Suara tepuk tangan riuh mendukung ucapan dan doa KH Said tampak menggema di acara yang berlangsung tersebut.
“Aamiin. Cocok itu,” ujar seorang kader PDIP yang hadir.
Para pengurus DPD PDIP Jatim dan berbagai DPC dari berbagai kabupaten/kota yang hadir pun kompak tersenyum. Demikian juga sejumlah kepala daerah dari kalangan kader PDIP. Bahkan ada beberapa kepala daerah yang mengacungkan jempol ke Eri Cahyadi.
Eri Cahyadi yang berada di sebelah Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, nampak tersenyum simpul dengan yang dikatakan KH. Said Aqil Siradj dan tepukan tangan dari para jama’ah Istighosah.
Sinyal lain soal Pilgub Jatim juga datang dari para pengurus DPD PDIP Jatim. Salah satunya dengan pemberian potongan pertama tumpeng pada istighosah tersebut. Sebelum potongan pertama tumpeng itu diberikan, pembawa acara berulangkali berucap nanti akan ada pemberian potongan tumpeng kepada salah seorang kader PDI Perjuangan yang luar biasa, kader yang berprestasi, dan kader yang hebat.
Ternyata yang dimaksud adalah Eri Cahyadi, di mana potongan tumpeng diberikan langsung oleh Ketua PDIP Jatim, Kusnadi dan Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno.
Melihat Eri mendapat potongan tumpeng pertama, ratusan kader PDI Perjuangan pun kembali bertepuk tangan dan mengacungkan jempolnya.
Seusai acara, ketika ditanya apakah pemberian potongan tumpeng pertama adalah bentuk dukungan PDIP Jatim ke Eri untuk maju Pilgub, Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno menjawabnya dengan diplomatis.
“Interpretasi publik tentu beragam. Silakan dipersepsikan seperti apa. Tapi intinya ini bentuk apresiasi kepada salah seorang kader PDI Perjuangan yang berprestasi, yang mampu meningkatkan kesejahteraan warganya. Surabaya kan tambah keren,” ujar Sri Untari tersenyum.
Adapun Eri Cahyadi mengaku kaget sekaligus bangga saat diberikan potongan pertama tumpeng HUT PDI Perjuangan tersebut.
“Saya persembahkan potongan tumpeng ini kepada seluruh kader PDI Perjuangan dan semua warga Surabaya. Sebab tanpa warga yang luar biasa dan hebat, Surabaya tidak bisa apa-apa,” kata Eri.
Dalam momen itu, Eri juga meminta doanya agar bisa memimpin Surabaya menjadi kota yang baldatun thayyibatun wa Robbun Ghofur.
“Saya memohon doanya agar Surabaya menjadi kota yang luar biasa. Saya optimistis bisa membawa Surabaya hebat, karena warganya sangat luar biasa,” tegas Wali Kota Eri. (ari)

