Sampoerna Academy: Tingkatkan kecerdasan budaya anak dalam perayaan Imlek

Surabaya, MercuryFM – Sampoerna Academy merayakan Tahun Baru Imlek sebagai momentum untuk mengangkat pentingnya pengembangan kecerdasan budaya untuk bisa membangun karakter anak. Kecerdasan budaya sebagai keterampilan esensial perlu tertanam sejak dini.

Dikemas dalam rangkaian perayaan Imlek bertema “Kecerdasan Budaya & Kompetensi Bahasa: Kecakapan Abad 21 Wajib Dimiliki Generasi Masa Depan”, Adelina Holmes selaku Principal Sampoerna Academy Pakuwon Indah membeberkan mengenai pentingnya anak memiliki kecerdasan budaya.

“Kompetensi abad 21 meliputi Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Character. Dari kompetensi 5C tersebut, kita bisa melihat bahwa kecerdasan budaya dan bahasa merupakan perangkat kecakapan abad 21 yang harus ada pada generasi muda dan calon pemimpin masa depan,” kata Adelina ditemui di Surabaya, Jumat (20/1/2023).

Adelina menjelaskan mengenai manfaat memiliki kecerdasan budaya. Dikatakannya, dengan cerdas budaya, anak dapat memahami, berpikir, berkomunikasi, dan berperilaku secara efektif dalam menghadapi berbagai perbedaan yang ada.

“Sehingga, anak lebih adaptif dan inklusif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” lanjutnya.

Sampoerna Academy Grand Pakuwon memih tema perayaan Imlek dengan tajuk “China Through The Ages”, selain itu Sampoerna Academy Medan Citra hadir dengan tema “The Twelve Zodiac Signs Make The Spring Festival”.

Dalam persiapannya, Adelina mengungkapkan bahwa semua civitas Sampoerna Academy sangat bersemangat untuk menyambut Imlek.

Untuk memeriahkan festival budaya ini, para murid akan mempersembahkan performa musikal, tarian, pertunjukkan wushu, Temple Fair atau Cultural Workshop, serta Bazaar.

“Saya dan anak-anak sangat menanti acara ini. Anak-anak sudah bersiap dari beberapa hari ini. Jadi saya sering mendengar lagu Chinese, puisi Mandarin, drum, barongsai, dan segala macam. Semua orang di sini sangat bersemangat. Kita ingin mengajarkan mengapa punya berbagai festival dari berbagai budaya, lalu mereka bisa merayakan perbedaan mereka,” pungkasnya. (dan)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist