Surabaya, MercuryFM – DPW LDII Jawa Timur menggelar Pelatihan Jurnalistik bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur sebagai upaya memperkuat literasi digital dan melawan hoaks di tengah masifnya arus informasi di media sosial.
<span;>Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin, Jalan Gayungan PTT No. 95 Surabaya, dan diikuti pegiat Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) LDII dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai, penetrasi internet di Jawa Timur yang telah mencapai 82,19 persen menuntut peningkatan literasi digital masyarakat.
“Ini kegiatan luar biasa sebagai bentuk kepekaan terhadap kondisi media sosial hari ini. Internet memang membuat komunikasi semakin cepat dan efektif, tetapi juga membawa dampak negatif seperti hoaks dan disinformasi. Karena itu, kehadiran teman-teman jurnalis atau KIM LDII sangat tepat sebagai bagian dari literasi digital,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur Mohammad Amrodji Konawi menegaskan, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas jurnalis internal LDII di daerah.
“Ini pelatihan pertama di tahun 2026 dan sangat diharapkan oleh warga LDII, khususnya para jurnalis. Di setiap kabupaten/kota sudah ada bagian KIM, sehingga perlu dibekali agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang baik dan bertanggung jawab,” kata Amrodji.
Ia menambahkan, peran jurnalis sangat penting dalam melawan hoaks dan framing informasi yang menyesatkan.
“Sekarang ini banyak informasi yang dipelintir sedemikian rupa hingga seolah menjadi kebenaran. Ini harus kita lawan dengan menyampaikan informasi apa adanya di lapangan, bukan malah menimbulkan fitnah,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini, LDII Jatim berharap para jurnalis daerah mampu menjadi garda depan literasi digital serta menghadirkan informasi yang sehat dan berimbang bagi masyarakat. (lam)

