Surabaya, MercuryFM – Wakil Ketua DPR RI Prof. H. Adies Kadir mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap dampak perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Meski membawa banyak manfaat, teknologi ini juga berpotensi disalahgunakan dan mengganggu persatuan bangsa jika tidak diimbangi dengan literasi digital yang memadai.
Hal itu disampaikan Prof. Adies Kadir saat menggelar reses di Gedung Serbaguna Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, yang dihadiri ribuan warga pada Minggu (28/12/2025).
Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut, kemajuan teknologi merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Karena itu, masyarakat perlu dibekali kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun manipulasi berbasis AI.
“Saat ini satu foto bisa direkayasa seolah-olah bagian dari suatu peristiwa, padahal tidak pernah terjadi. Maka literasi digital menjadi kunci, agar masyarakat bisa saring sebelum sharing,” ujarnya.
Adies Kadir juga menyinggung berbagai program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, seperti Program Indonesia Pintar, sekolah rakyat, makan bergizi gratis, koperasi Desa Merah Putih, serta penguatan ketahanan pangan dan energi.
Ia menegaskan, keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada soliditas masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kalau rakyat mudah diadu domba, maka program sebaik apa pun akan sulit berhasil. Persatuan adalah kunci Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur,” tegasnya.
Ketua Umum DPP Ormas MKGR ini juga mengajak warga Surabaya untuk terus merawat keberagaman. Menurutnya, Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur telah lama menjadi miniatur kebhinekaan Indonesia.
“Sejak sebelum kemerdekaan, Surabaya dikenal sebagai kota yang damai dalam keberagaman. Nilai ini harus terus kita jaga,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni menyebut kegiatan reses ini menjadi sarana penting untuk memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Puluhan ribu warga Surabaya telah menerima beasiswa PIP dan KIP-K melalui usulan Prof. Adies Kadir. Hari ini beliau turun langsung untuk memastikan program itu tepat sasaran,” jelas Fathoni.
Ia menambahkan, Adies Kadir dikenal sebagai wakil rakyat yang menyalurkan bantuan tanpa membedakan latar belakang politik masyarakat.
“Kebaikan beliau dirasakan semua kalangan. Inilah contoh politik pengabdian yang sesungguhnya,” pungkasnya. (lam)

