Konsolidasi di Situbondo, Herman Khaeron tegaskan mesin partai harus terus bergerak songsong Pemilu 2029

Situbondo, MercuryFM – Mesin partai harus terus bergerak. Meski pemilu 2029 masih 4 tahun lagi, tidak ada kata berhenti bagi kader untuk terus menggerakan mesin partai, sehigga kita disp menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

Hal ini ditegasksn Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat menghadiri Temu Kader Partai Demokrat Kabupaten Situbondo di Kantor DPC Demokrat Situbondo, Minggu (02/11/25).

Menurut Hermam, safari politik ke wilayah Tapal Kuda, meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Pasuruan ini dlakukan ini, juga sebagai langkah untuk memastikan mesin partai tetap solid, hidup, dan siap bergerak menjelang pesta demokrasi 2029 mendatang.

“Saya ingin memastikan seluruh DPC di Indonesia termasuk di Jatim masih utuh, masih siap berjuang, masih semangat, dan tetap punya optimisme bahwa Demokrat bisa kembali menang,” tegas Herman yang dalam kegiatan ini juga didampingi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim yang juga Bendahara DPD Demokrat Jatim dr. Agung Mulyono, Plt Sekretaris DPD Demokrat Jatim Mugianto, dan Ketua BPOKK DPD Demokrat Jatim Nur Muhyidin.

Anggota komisi VI DPR RI itu juga mengingatkan agar semangat besar yang pernah membawa Demokrat berjaya pada Pemilu 2009 tidak padam.

“Kita punya good father, pendiri dan penggagas, Pak SBY, yang menjadi magnet. Sekarang kita punya Mas AHY, magnet masa depan. Semangat ini jangan pernah pudar,” ujarnya didepan kader Demokrat Situbondo yang juga di hadiri Ketua DPC PD Situbondo, Janur Sasra Ananda dan sejumlah anggota Fraksi Demokrat DPRD Situbondo.

Herman menegaskan, mesin partai bukan sekadar simbol di atas kertas. Ia ingin memastikan partai benar-benar bergerak di lapangan. “Sebagai Sekjen, saya tidak ingin bekerja di belakang meja, hanya dengan kertas dan pulpen. Saya ingin berjabat tangan langsung dengan para pejuang partai di bawah,” katanya, disambut tepuk tangan kader.

“Saya harus memastikan organisasi Partai Demokrat ini berjalan. Bannya tidak kempes, mesinnya tetap hidup dan sehat, agar kendaraan besar bernama Demokrat ini bisa membawa banyak penumpang,” lanjutnya yang disambut tawa dan sorak semangat peserta.

Heyman juga menegaskan pentingnya kantor DPC sebagai pusat gerakan dan simbol hidupnya partai. “Kantor itu rumah perjuangan. Kalau kantornya hidup, partai juga hidup. Situbondo sudah menunjukkan itu. Saya menikmati semangat dan kekompakan di sini,” puji Herman.

Menutup arahannya, politisi empat periode DPR RI itu menyerukan semangat kolektif dan kesetaraan perjuangan di tubuh Demokrat.

“Ketua DPC, PAC, siapa pun boleh WA saya. Kalau balasnya agak lambat, mohon maklum, karena pesan banyak. Tapi bagi saya, kita semua sama. Hanya kedudukan yang membedakan, perjuangan kita satu: memenangkan Demokrat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur dr. Agung Mulyono menguatkan pesan Herman dengan pendekatan konseptual yang ia sebut “Tiga B” yakni Bikin struktur yang kuat, Bikin program dekat rakyat, dan Bikin solusi untuk rakyat.

Bendahara DPD Demokrat Jatim itu mengatakan, penguatan partai tidak harus bergantung pada uang, melainkan pada kemauan dan tenaga untuk membantu masyarakat secara nyata. “Contohnya bantu warga yang perlu rujukan ke rumah sakit. Tenaga doang, nggak pakai duit, tapi itu nyata membantu rakyat,” jelasnya.

Sebagai strategi pendekatan politik, Agung memperkenalkan formula sederhana namun efektif yang ia sebut “ke susu” kenali, sukai, suka sekali. “Teman-teman yang nyalon, PAC yang nyalon, DPC yang nyalon, konsepnya ke susu. Kenali masyarakat, nanti mereka akan suka. Kalau sudah suka sekali, pasti dipilih,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan kader.

Sedangkan Plt Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur, Mugianto, mengatakan kunjungan Sekjen Demokrat Herman Khaeron bukan sekadar agenda safari politik, melainkan bentuk perhatian nyata dari pusat kepada kader di akar rumput.

Menurut Mugianto, komunikasi dan kedekatan antara pengurus pusat dan daerah menjadi faktor penting untuk menjaga semangat juang partai menjelang Pemilu 2029. “Pengurus DPP yang turun langsung menyapa kader di bawah akan menjadi penguat dan bentuk perhatian yang nyata bagi kader di daerah,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan dan konsolidasi yang terus dilakukan, Demokrat Jawa Timur akan tumbuh menjadi kekuatan politik yang semakin solid dan berpengaruh.(ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist