Surabaya, MercuryFM – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa kerja nyata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tidak bisa dihapus hanya karena candaan seorang admin media sosial. Pernyataan itu menanggapi viralnya potongan video admin medsos wali kota yang tanpa sengaja terekam bercanda saat siaran langsung Instagram dijeda.
Menurut Eri Irawan, kesalahan individu tersebut tidak mencerminkan karakter kepemimpinan maupun kinerja Eri Cahyadi. “Rasanya tidak adil jika kesalahan admin di luar koordinasi wali kota langsung dijadikan bahan framing politik. Fakta di lapangan menunjukkan, hasil kerja Pemkot Surabaya sudah dirasakan masyarakat,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).
Eri menyebut, di bawah kepemimpinan Eri Cahyadi, berbagai program sosial dan pembangunan berjalan signifikan. Program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) melalui Dandan Omah tercatat telah memperbaiki lebih dari 9.500 rumah sejak 2021. Tahun ini, perbaikan mencapai 2.069 unit dan ditargetkan meningkat menjadi 2.300 unit pada 2026.
“Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah kota kepada warga miskin. Saya sendiri turun ke lapangan, melihat langsung rumah seorang pengemudi becak yang kini sudah layak huni setelah dibedah lewat program itu,” kata Eri.
Selain program sosial, DPRD juga menilai pembangunan infrastruktur kota berjalan progresif. Salah satunya pelebaran ruas Jalan Tambang Boyo–Pacar Keling yang diiringi normalisasi sungai untuk mengurai kemacetan.
Eri juga menyoroti penanganan banjir yang kini menunjukkan hasil nyata. Dari sekitar 400 titik genangan pada 2021, kini hanya tersisa sekitar 190 titik. “Belum sepenuhnya sempurna, tapi trennya sangat positif. Ini bukti kerja teknokratis yang jarang disorot kamera,” tambahnya.
Terkait viralnya candaan admin muda, Eri Irawan menilai permintaan maaf yang sudah disampaikan merupakan langkah bijak. “Anak muda pasti punya ruang belajar. Yang penting dia berani mengakui kesalahan dan memperbaikinya. Dari sana lahir kearifan,” ujarnya.
DPRD berharap Pemkot Surabaya terus memperkuat program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan warga, terutama perumahan, pengendalian banjir, dan transportasi perkotaan. “Kinerja wali kota dan seluruh jajaran Pemkot harus terus kita dorong agar membawa kemaslahatan bagi warga Surabaya,” pungkas Eri Irawan. (lam)

