Surabaya, MercuryFM – PDI Perjuangan Surabaya terus bergerak ke masyarakat dengan membagikan Program Indonesia Pintar (PIP), sebagai bantuan biaya pendidikan untuk siswa dari keluarga tak mampu. Kali ini menyasar keluarga tak mampu di Kecamatan Asemrowo dan Kecamatan Krembangan, pada Minggu (24/08/2025).
Proses penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak SD dan SMP berjalan lancar dengan jumlah penerima lebih dari seratus siswa.
Plt Ketua DPC PDIP Surabaya Yordan M Bataragoa kembali mengingatkan pentingnya penggunaan bantuan ini sesuai peruntukan, yaitu untuk kebutuhan pendidikan anak.
“Masyarakat jangan sampai salah dalam menggunakan bantuan. Jangan dipakai untuk bayar cicilan atau kepentingan lain. Ini betul-betul untuk anak sekolah, agar mereka bisa belajar dengan lancar hingga menyelesaikan masa studinya,” tegasnya
Legislator DPRD Jatim ini menegaskan, dengan pendampingan yang ketat, PDIP Surabaya berharap PIP dapat membantu siswa-siswi dari keluarga kurang mampu agar tidak terkendala biaya dalam menempuh pendidikan.
Sementara itu Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono yang hadir di Kecamatan Krembangan menambahkan, PIP adalah wujud nyata kepedulian partai terhadap dunia pendidikan.
“Alhamdulillah berjalan lancar. Hanya ada sekitar dua anak yang terkendala akibat kesalahan pendataan. Secara umum semua tepat sasaran,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Bulek ini juga menegaskan bahwa bantuan tersebut harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan pendidikan anak.
“Jangan sampai digunakan untuk kepentingan orang tua. Bantuan ini untuk anak, seperti seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya,” tegasnya.
Program PIP sendiri merupakan aspirasi dari Mbak Puti Guntur Soekarno, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, yang disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya hingga ke tingkat PAC.
“Ini adalah kerja kerakyatan PDI Perjuangan. Selain menyalurkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat,” imbuh Bulek.
PDI Perjuangan menegaskan komitmennya agar program ini berkelanjutan setiap tahun, sehingga semakin banyak anak dari keluarga tidak mampu yang terbantu dan terhindar dari risiko putus sekolah.
Melalui program ini, siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin menerima bantuan berupa uang tunai untuk membiayai kebutuhan pendidikan mereka. Besaran bantuan PIP bervariasi tergantung pada jenjang pendidikan, mulai dari Rp 450.000 per tahun untuk jenjang SD hingga Rp 1.800.000 per tahun untuk jenjang SMA. (Lam)

