Bos tempat dugem pemuda mabuk tabrak warung mangkir hearing, Komisi B ancam segel

Surabaya,MercuryFM- Komisi B DPRD Surabaya menggelar hearing atau rapat dengar pendapat, menyikapi kasus pemuda mabuk tabrak warung di Kedungdoro sehingga mengakibatkan 2 pengunjung warung meninggal dunia. Diketahui sejumlah pemuda yang mengendarai mobil itu usai dugem dari diskotik Ambyar dan Paradis.

Ketua Komisi B Faridz Afif mengatakan, dalam hearing tersebut pihaknya memanggil para pemilik diskotik Ambyar dan Paradis.

“Kita ingin mengetahui perizinannya. Apakah sudah lengkap atau tidak. Kemudian SOP nya (Standart Operasional Prosedurnya) bagaimana,” ujar Afif pada Senin (11/11/2024).

Namun karena para pemilik RHU (Rumah Hiburan Umum) tersebut tidak hadir, maka hearing dipersingkat. Dan akan dilanjutkan hari Senin mendatang.

“Pemilik dari Paradis dan Ambyar tidak hadir dan kita pending sampai hari Senin depan. Kalau minggu depan tetap mangkir maka kita usulkan untuk disegel,” tegas Afif.

Politisi PKB ini mengatakan, supaya pemilik RHU mempunyai SOP yang memberikan dampak aman kepada pengunjung maupun masyarakat.

“Diantaranya pelayanan mengantar pulang pengunjung yang mabuk untuk memastikan keamanannya. Seperti yang dilakukan RHU diluar negeri,” tegasnya.

Afif kembali menegaskan, pihaknya ingin memastikan supaya kegiatan RHU ini dampaknya tetap aman. Sehingga tidak ada lagi kasus kecelakaan, apalagi mengakibatkan korban meninggal dunia. (Lam) 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist