Surabaya, MercuryFM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan ekonomi melalui program electrifying agriculture. Penghargaan ini diserahkan oleh Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, kepada General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, dalam acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Timur, Kamis (17/10/2024).
Ahmad Mustaqir menyampaikan, penghargaan ini mengakui peran aktif PLN dalam mendukung sektor pertanian melalui solusi elektrifikasi. Program electrifying agriculture yang dimulai sejak 2020, telah membantu petani meningkatkan produktivitas dengan biaya operasional yang lebih hemat.
“Program ini memberi kemudahan bagi petani dengan menyediakan solusi listrik yang lebih efisien untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Ahmad.
Berbagai proyek elektrifikasi yang telah diterapkan PLN meliputi elektrifikasi sawah di Madiun, kebun buah naga di Banyuwangi, peternakan ayam di Malang, hingga perkebunan jeruk di Gresik. Hingga September 2024, tercatat 165.070 pelanggan di Jawa Timur telah memanfaatkan program ini, dengan total daya tersambung mencapai 1.258,7 MVA, menyumbang 4,16% terhadap penjualan energi listrik.
PLN terus memperluas program ini melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Pertumbuhan pelanggan sektor pertanian dan perikanan tercatat naik 16,69% dibanding tahun lalu. Diharapkan program ini dapat semakin meningkatkan potensi ekonomi lokal.
Pj. Gubernur Adhy Karyono turut mengapresiasi PLN atas dukungan terhadap sektor pertanian yang membantu memperkuat ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di daerah.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas upaya PLN dalam membantu para petani meningkatkan produksi dan kesejahteraan mereka. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut untuk memperkuat ekonomi nasional,” tutupnya. (dan)

