Golkar Surabaya gencar sosialisasi, gambar Khofifah-Emil dan Eri-Armuji mejeng bareng

Surabaya, MercuryFM- Bilboard dan Videotron yang memuat gambar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak bersanding dengan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Eri Cahyadi Armudji menjamur di sejumlah jalanan di kota Surabaya.

Gambar Eri-Cahyadi itu menarik perhatian masyarakat. Karena berlatarbelakang kuning dan logo Partai Golkar. Padahal Eri Cahyadi dan Armudji merupakan kader PDIP, yang memiliki jagoan lain dalam pemilihan Gubernur.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya memang yang memasang gambar tersebut, tidak hanya di Bilboard, pihaknya juga memasang alat peraga lain untuk mensosialisasikan pasangan calon tersebut secara bersamaan.

“Kami berkomitmen, kita ingin menjadi kontributor aktif dalam memenangkan hati masyarakat untuk calon kepala daerah yang telah diberikan rekomendasi oleh DPP Partai Golkar, ” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai pemuatan gambar calon secara bersamaan mengingat di Pilgub Jatim PDIP mengusung Risma Gus Hans, Toni mengatakan, hal itu sebagai konsekwensi logis pelaksanaan pemilukada serentak, karena semua tahapan pemilukada berjalan secara bersamaan.

“Saya pikir hal itu tidak perlu diperdebatkan, ini kan jalan yang diperintahkan oleh Undang-Undang, kami hanya menjalankan saja, saya pikir masyarakat sudah paham tentang perbedaan-perbedaan,” paparnya.

Masih menurut Toni, di Pilkada Serentak 2024, kader Partai Golkar akan terus mensosialisasikan segala capaian keberhasilan pemerintahan kota Surabaya dibawah kepemimpinan Eri Cahyadi dan Armudji, mulai dari keberhasilan penanganan stunting, pemerataan pembangunan dan kebijakan pro rakyat yang lain, sementara untuk Pilgub Jawa Timur kader Golkar akan mengkampanyekan perlunya keberlanjutan untuk kemaslahatan masyarakat Jawa Timur.

“Keduanya kami akan kampanyekan keberlanjutan pembangunan, karena keberhasilan keduanya harus terus dikabarkan kepada masyarakat Surabaya, sehingga masyarakat Surabaya menetapkan hati untuk Pilgub Jatim milih Khofifah Emil, Pilkada Surabaya Eri Armudji, ” jelasnya.

Ketika ditanya apakah perbedaan politik ini tidak mengganggu soliditas koalisi 18 Parpol pengusung ERJI di kota Surabaya, Toni mengatakan masing-masing Parpol memiliki desain pemenangan yang berbeda, dan juga saling memahami Keputusan DPP masing-masing Partai.

“Saya pikir tidak akan mengggangu harmoni yang sudah terbangun, kita di Surabaya disatukan oleh figur Eri Armudji, kalau di Jatim berbeda dukungan ya kita berlomba dalam hal kebaikan saja alias Fastabikhul Khoirot, namanya pesta demokrasi harus kita buat dengan riang gembira,” pungkasnya. (lam) 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist