Tuntaskan Reses, Reni Astuti: Pemkot harus realisasikan aspirasi warga 

Surabaya, MercuryFM – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, tuntas melaksanakan masa penjaringan aspirasi masyarakat Kota Pahlawan pada periode Reses Tahun IV Masa Persidangan II Tahun 2023

Selama enam hari, Pimpinan DPRD Kota Surabaya tersebut mengadakan Reses di berbagai wilayah mencakup 12 titik lokasi yang tersebar di daerah pemilihan (Dapil) 4 Kota Surabaya.

Bertemu dengan berbagai elemen masyarakat, legislator PKS ini memaksimalkan momen Reses untuk menyerap dan mendengar langsung berbagai keluhan dan aspirasi warga Kota Surabaya.

Para peserta Reses yang hadir pun beragam, mulai dari pengurus kampung, ibu-ibu pengajian kampung, RT/RW, LPMK, Kader Surabaya Hebat, Bunda PAUD, pelaku UMKM, milenial, serta kalangan pelajar.

“Saya mencoba untuk mengundang seluruh unsur yang ada di masyarakat Surabaya, khususnya yang ada di dapil 4, di dapil saya, untuk menjaring aspirasi masyarakat,” ucap Reni, Kamis (2/2/2023).

Selain itu, sambung tokoh perempuan Kota Surabaya ini, masa Reses juga digunakan untuk mengetahui, memberi solusi, dan bersama mencari jalan keluar persoalan di masyarakat.

Terlebih, usulan-usulan yang bersifat pembangunan atau usulan-usulan yang membutuhkan tindak lanjut segera dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Dengan berdialog langsung, keberadaan para wakil rakyat di tengah-tengah masyarakat itu diharapkan mampu memfasilitasi, membantu, dan mengawal realisasi usulan-usulan warga.

Utamanya, sambung polisi PKS tersebut, terkait dengan acuan atau bahan bagi Pemkot Surabaya, dalam merancang dan menyiapkan pembangunan kota di masa berikutnya.

“Yang sifatnya urgent ditindaklanjuti, akan segera kita tindak lanjuti. Yang perlu ditindaklanjuti dengan kebijakan, dengan program, kita dorong Pemkot memberi perhatian terhadap semua hasil aspirasi yang dijaring oleh teman-teman DPRD. Tidak hanya saya, intinya aspirasi rakyat harus direalisasikan Pemkot, dewan siap mengawal,” jelas Reni.

Reni menjelaskan, macam-macam usulan masyarakat dari berbagai bidang, khususnya pembangunan kota itu, kemudian dihimpun dan dimuat dalam pokok pikiran DPRD, yang selanjutnya harus ditindaklanjuti oleh Pemkot sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Hasil penjaringan aspirasi masyarakat di masa Reses dewan harus ditindaklanjuti Pemerintah Kota, karena itu suara-suara dari warga Kota Surabaya, suara-suara dari rakyat Kota Surabaya. Dan sudah menjadi kewajiban kami sebagai wakil rakyat memperjuangkannya,” ujarnya.

Dirinya berpendapat, hal demikian selaras guna memperkuat pembangunan partisipatif dalam rangka menjadikan kampung-kampung di Kota Surabaya agar lebih baik. Begitupun aspek pendidikan anak-anak di Kota Pahlawan.

“Menyediakan ruang ekspresi, ruang kegiatan bagi anak-anak muda kita, memberi layanan terbaik di bidang pendidikan kesehatan, pengentasan kemiskinan, penanganan pengangguran, memberi solusi terbaik bagi problem banjir yang masih ada di beberapa tempat, juga kemacetan,” tambahnya.

Terakhir, usai rampung melakoni rangkaian Reses, alumnus PSDM Unair ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, yang terlibat kegiatan dalam rangka pembangunan Kota Surabaya agar lebih baik lagi itu.

“Masa Reses sudah selesai, matur nuwun semuanya. Semoga apa yang kita lakukan, membawa kebaikan untuk Surabaya yang lebih baik lagi. Suroboyo Hebat! Wani, wani, wani!,” pungkasnya. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist