Melalui gerakan Indonesia ASRI dan jelang musim hujan, Wakil Ketua DPRD Jatim Hidayat, bagikan 300 tempat sampah di Mojokerto

Surabaya, MercuryFM – Lakukan gerakan kepedulian lingkungan melalui program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Hidayat, bagikan 300 tempat sampah kepada masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan bersama kader dan simpatisan Partai Gerindra tersebut dilakukan menjelang musim hujan, ketika persoalan sampah berpotensi memperparah genangan hingga banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Hidayat mengatakan, pembagian ratusan tempat sampah itu mendapat respons positif dari masyarakat. Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan lingkungan perlu diperkuat sebagai langkah sederhana untuk mengantisipasi persoalan sampah.

“Kemarin saya bersama para kader dan simpatisan mengadakan acara bagi-bagi 300 tempat sampah kepada masyarakat,” ujar Hidayat yang dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (21/10/26).

Melalui gerakan Indonesia ASRI, Hidayat berharap kesadaran menjaga kebersihan dapat tumbuh menjadi kebiasaan bersama. Semangat Aman, Sehat, Resik, dan Indah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembagian tempat sampah, tetapi berlanjut melalui perilaku hidup bersih, pemilahan sampah, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan demikian, upaya menjaga lingkungan sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif menghadapi musim hujan dan mengurangi risiko banjir akibat penumpukan sampah,” Jelasnya.

Dalam gerakan ini pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini, menegaskan pula bahwa
persoalan sampah perlu menjadi perhatian bersama, terutama menjelang musim hujan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menimbulkan masalah lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Pasalnya Kata Hidayat, menjelang musim hujan serta problem utama ketika banjir dan sebagainya adalah soal sampah.

Karena itu, Hidayat mendorong masyarakat tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya. Langkah tersebut dinilai penting agar sampah dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali.

“Yang terpenting, kita dorong gerakan membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah,” jelas Hidayat yang juga menjabat Wakil Ketua ini.

Menurut Hidayat, kebiasaan memilah sampah merupakan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sampah tidak semestinya hanya dipandang sebagai limbah, tetapi juga berpotensi menjadi sumber daya yang memiliki nilai guna.

“Jadi sudah naik kelas. Tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi memilah sampah. Karena itu awal dari pengolahan sampah menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapi) Mojokerto-Jombang ini. (ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist