Campus League Bidik Pemain Futsal Kampus untuk Timnas, Surabaya Jadi Pembuka

Surabaya, MercuryFM – Campus League 2026 – Futsal membidik pemain-pemain potensial dari perguruan tinggi untuk memperkuat Timnas Futsal Indonesia. Kompetisi ini diharapkan menjadi jalur pembinaan sekaligus memudahkan tim nasional memantau kemampuan atlet muda.
Head of Competition Campus League, Dave Leopold, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, dan pelatih kepala Timnas Futsal Putri, Luis Estrela, dalam menyusun aturan kompetisi.
“Kami ingin memberikan lumbung pemain untuk Timnas. Jadi, kami tinggal memberikan statistik pemain, kemudian mereka bisa memilih untuk dipanggil training camp,” kata Dave.
Menurut Dave, pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap pemain dari tim juara. Seluruh pemain tetap berpeluang masuk radar tim nasional, termasuk mereka yang gagal melaju ke babak berikutnya.
Karena itu, Campus League akan menyerahkan data pemain secara menyeluruh kepada tim pelatih nasional sebagai bahan pemantauan dan evaluasi.
Dave mencontohkan, pada 2025 hampir 85 persen pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Futsal Putri berasal dari Campus League. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk memperkuat kontribusi kompetisi mahasiswa terhadap pembinaan pemain nasional.

Surabaya Jadi Kota Pembuka
Campus League 2026 – Futsal dibuka di Surabaya dengan pertandingan di GOR Pertamina Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Regional Surabaya diikuti 10 tim putra dan empat tim putri dari 10 perguruan tinggi.
Peserta berasal dari sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Malang, dan Ponorogo. Mereka bersaing memperebutkan gelar juara regional sekaligus tiket menuju The Nationals di Yogyakarta.

Setelah Surabaya, kompetisi dijadwalkan berlanjut ke Yogyakarta, Bandung, dan Jabodetabek sebelum memasuki fase nasional.

Dave menilai Surabaya memiliki potensi besar dalam perkembangan futsal. Ia juga optimistis jumlah peserta akan meningkat pada musim berikutnya karena sejumlah kampus dari Malang, Jember, dan Madura mulai menunjukkan ketertarikan.
Melalui kompetisi ini, Campus League ingin memperluas kesempatan mahasiswa untuk bertanding sekaligus membuka peluang bagi pemain berbakat agar terpantau tim nasional.
Dave menegaskan, targetnya bukan hanya menghasilkan juara, tetapi juga menggerakkan ekosistem futsal kampus, mulai dari pemain, pelatih, penyelenggara hingga penonton. (lam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist