Pegadaian Bawa UMKM Binaan Tampil di Jatim Fest 2026, Buka Akses Pasar agar Naik Kelas

Surabaya, MercuryFM — PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM binaannya untuk memperluas pasar melalui ajang Jatim Fest 2026.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya tersebut, Pegadaian menghadirkan dua UMKM binaan GadePreneur, yakni Anaria Souvenir dan Organic Culture.

Kehadiran kedua UMKM tersebut bukan sekadar memamerkan produk. Jatim Fest menjadi ruang bagi pelaku usaha binaan Pegadaian untuk berhadapan langsung dengan konsumen, memperkenalkan produk, sekaligus membangun jejaring bisnis.

Anaria Souvenir membawa berbagai produk kerajinan dan cendera mata. Sementara Organic Culture menawarkan produk dengan konsep ramah lingkungan dan keberlanjutan.

Kesempatan tampil dalam pameran berskala besar dinilai penting bagi UMKM untuk mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan pasar. Selain memperkenalkan produk, pelaku usaha juga dapat melihat respons konsumen sekaligus membuka peluang pasar baru.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, mengatakan keterlibatan UMKM binaan dalam Jatim Fest merupakan bagian dari komitmen Pegadaian membuka akses pasar bagi pelaku usaha.

“Melalui GadePreneur, kami tidak hanya memberikan pembinaan, tetapi juga berupaya menghadirkan kesempatan bagi UMKM binaan untuk tampil dan berinteraksi langsung dengan pasar. Keikutsertaan Anaria Souvenir dan Organic Culture dalam Jatim Fest 2026 diharapkan dapat memperluas akses pasar, meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha, sekaligus memberikan pengalaman dalam membangun jejaring dan memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Ahmad.

Menurutnya, pengalaman mengikuti pameran dapat menjadi salah satu langkah bagi UMKM binaan untuk semakin mandiri dan memiliki daya saing.

“Kami berharap kesempatan seperti ini dapat menjadi langkah nyata bagi UMKM binaan Pegadaian untuk terus berkembang, semakin mandiri, dan naik kelas,” lanjutnya.

Selain memfasilitasi UMKM binaan, booth Pegadaian selama Jatim Fest 2026 juga menghadirkan aktivitas penjualan barang lelang Pegadaian serta layanan Pegadaian.

Dengan konsep tersebut, kehadiran Pegadaian tidak hanya membawa layanan perusahaan ke tengah masyarakat, tetapi juga mempertemukan kegiatan bisnis dengan pemberdayaan UMKM.

Partisipasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Melalui program GadePreneur, Pegadaian mendorong UMKM binaan tidak berhenti pada tahap mendapatkan pembinaan. Pelaku usaha juga diarahkan untuk memiliki akses pasar yang lebih luas, meningkatkan kualitas produk, memperkuat pemasaran, serta membangun jejaring usaha.

Langkah tersebut diharapkan membuat UMKM binaan semakin siap menghadapi persaingan dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Pegadaian pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai peluang bagi UMKM binaan agar dapat berkembang, semakin mandiri, dan naik kelas. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist