Survey terbaru, Partai Gerindra teratas. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim ingatkan kader jangan cepat puas

Surabaya, MercuryFM – Elektabikitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalan survey terbaru yang dilakukan lembaga survey di Jatim, tidak membuat kader aortai Gerindra Jumawa. Kader diminta untuk menjadikan hasil survei tersebut sebagai pemacu untuk bekerja lebih keras.

Penegasan ini dikatakan Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, Ferdians Reza Alvisa, menyikapi jasil survey yang dilakukan lembaga surveg Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI).

Menurut Alvis, tingginya elektabilitas Gerindra harus dibuktikan melalui kerja nyata yang dirasakan langsung masyarakat.

“Kami tidak ingin berpuas diri. Ini justru menjadi pemacu bagi kami untuk terus turun ke masyarakat dan memastikan program-program Presiden Prabowo benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Timur,” ujar Alvisa, Kamis (03/09/26).

Ia menegaskan, Gerindra tidak boleh hanya mengandalkan popularitas Presiden Prabowo Subianto maupun hasil survei. Kekuatan elektoral partai, kata dia, harus terus dirawat melalui kehadiran kader di tengah masyarakat.

Karena itu, para legislator Gerindra di DPRD Jatim didorong untuk semakin aktif menyerap aspirasi, mengawal persoalan masyarakat, sekaligus menyosialisasikan berbagai program pemerintah pusat yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.

“Kader harus hadir, mendengar dan memberikan solusi. Jangan sampai masyarakat hanya mengenal Gerindra saat momentum pemilu. Kami ingin kehadiran Gerindra dirasakan setiap saat,” ujarnya.

Alvisa menilai hasil survei tersebut menjadi sinyal positif, namun sekaligus memberikan tanggung jawab politik yang lebih besar kepada Gerindra. Posisi sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas kerja-kerja kerakyatan.

Sebelumnya, Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas partai politik di Jawa Timur. Hasilnya, Gerindra berada di posisi teratas dengan elektabilitas 16,3 persen.

Gerindra mengungguli PKB yang berada di posisi kedua dengan 15,1 persen, disusul PDIP 13,7 persen. Sementara Golkar dan Demokrat sama-sama mencatatkan elektabilitas 12,5 persen.

Berikutnya PSI memperoleh 5,1 persen, PAN 4,2 persen, NasDem 4,1 persen, PKS 4,1 persen, PPP 1,5 persen, Perindo 1,1 persen, partai lainnya 3,5 persen, serta responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 6,3 persen.

Peneliti ARCI, Baihaki Sirajt, mengatakan Gerindra masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi di Jawa Timur sejak akhir 2025. Namun, ia menyebut Demokrat juga menunjukkan perkembangan elektoral.

“Gerindra masih teratas di Jatim sejak akhir 2025. Partai lainnya cenderung stagnan, dan Demokrat terus berprogres,” kata Baihaki saat memaparkan hasil survei di Surabaya.

Baihaki menyebut salah satu faktor yang membuat Gerindra tetap berada di posisi teratas adalah aktivitas para legislatornya yang dinilai cukup intens turun ke masyarakat.

Selain itu, menurut Baihaki, posisi Prabowo sebagai Presiden turut memberikan efek elektoral bagi Gerindra. Tingginya tingkat pengenalan masyarakat terhadap partai yang dipimpin Prabowo juga menjadi salah satu faktor pendukung.

Meski demikian, ia menilai elektabilitas Gerindra saat ini masih belum mencapai titik optimal dan masih terbuka peluang untuk terus ditingkatkan melalui kerja-kerja kerakyatan kader.

Survei ARCI tersebut digelar pada 18–28 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Survei memiliki margin of error sekitar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist