Mekanisme pemilihan Ketum PBNU resmi berubah, opsi AHWA menang voting di Muktamar

​Jombang, MercuryFM — Pembahasan mengenai mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar NU akhirnya berujung pada keputusan penting. Melalui pemungutan suara (voting) yang berlangsung hingga Minggu (30/8) dini hari WIB, muktamirin sepakat mengubah metode pemilihan Ketum PBNU dari sistem one man one vote menjadi mekanisme Ahlul Halli wal Aqli (AHWA).

​Pimpinan Sidang Pleno Muktamar, Prof. Mohammad Nuh, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah pembahasan di Komisi Organisasi tidak menemukan titik temu secara musyawarah mufakat.

​”Dari hasil voting didapat 401 suara menyetujui perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum, 150 suara berkeinginan tetap (one man one vote), dan 1 suara tidak sah,” ujar Prof. M. Nuh usai memimpin persidangan.

​Dengan hasil penghitungan suara tersebut, pembahasan teknis mengenai pemilihan kepemimpinan PBNU akan dilanjutkan pada agenda persidangan berikutnya.

​Prof. M. Nuh menjelaskan gambaran umum draf mekanisme pemilihan opsi B yang telah disepakati muktamirin. Setiap kepengurusan cabang (PW, PC, maupun PCI) berhak mengusulkan maksimal lima nama calon.

​”Usulan dari masing-masing cabang ditabulasi untuk dicari lima terbesar. Namun, ini masih harus ditetapkan kembali dalam pembahasan detail,” terang Nuh.

​Lima nama peraih suara terbanyak tersebut nantinya diserahkan kepada Rais ‘Aam terpilih untuk mendapatkan restu dan persetujuan tertulis, disertai komitmen berupa pakta integritas. Setelah mengantongi persetujuan Rais ‘Aam, tim AHWA akan bersidang untuk menetapkan sosok Ketua Umum PBNU periode berikutnya.

​Nuh menegaskan bahwa penetapan Rais ‘Aam harus dilakukan terlebih dahulu sebelum melangkah ke penetapan Ketua Umum.

​”Pertama Rais ‘Aam dulu. Setelah Rais ‘Aam terpilih, baru kita proses pencalonan Ketua Umum. AHWA bersidang kembali bersama Rais ‘Aam terpilih untuk menetapkan Ketua Umum,” jelasnya.

​Seluruh rangkaian proses penetapan kepemimpinan PBNU tersebut ditargetkan rampung pada hari Minggu ini. Usulan nama-nama anggota AHWA dari registrasi peserta juga telah siap untuk ditabulasi guna menentukan sembilan Kiai yang duduk di kepengurusan AHWA. (ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist