Reses di Probolinggo, Multazamudz Dzikri siap perjuangkan penguatan UMKM hingga infrastruktur

Probolinggo, MercuryFM – Pemprov Jatim diminta untuk memberikan perhatian lebih terhadap penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelatihan bagi organisasi kepemudaan, hingga percepatan perbaikan infrastruktur jalan.

Pasalnya pelaku UMKM masih membutuhkan dukungan yang lebih komprehensif. Selain akses permodalan, mereka juga berharap ada program pelatihan, pendampingan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemasaran, serta akses pasar agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan memiliki daya saing.

Ini disampaikan warga Probolinggo saat mengikuti reses yang digelar anggota DPRD Jatim Multazamudz Dzikri dari Dearah Pemilihan (Dapil) Probolinggo-Pasuruan, Rabu (29/07/26).

Selain persoalan tersebut, mereka khususnya anak muda, juga mengusulkan adanya pelatihan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas anggota sekaligus mendorong kemandirian organisasi sehingga tidak bergantung pada bantuan sesaat.

Termasuk Persoalan infrastruktur turut menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Probolinggo dinilai mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera karena menghambat mobilitas warga serta distribusi hasil produksi para pelaku UMKM.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Multazam menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD Jawa Timur sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi.

“Aspirasi mengenai bantuan UMKM, pelatihan organisasi, hingga perbaikan jalan akan kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Sekertaris DPW PKB Jatim itu.

Menurut Multazam, reses merupakan momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan arah pembangunan daerah selaras dengan persoalan yang dihadapi warga.

Ia menegaskan, penguatan UMKM harus menjadi salah satu prioritas pembangunan karena sektor tersebut terbukti menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“UMKM memiliki peran krusial dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Multazam, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya berfokus pada bantuan permodalan, tetapi juga pelatihan, pendampingan usaha, digitalisasi pemasaran, serta perluasan akses pasar agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing dan tumbuh secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan bahwa perbaikan infrastruktur jalan harus menjadi perhatian serius karena jalan yang layak tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi produk UMKM, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Jika UMKM diperkuat dan didukung infrastruktur yang memadai, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat melalui meningkatnya aktivitas ekonomi dan kesejahteraan,” pungkasnya. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist