Tanam 72 Pohon demi Masa Depan Anak, IDAI Jatim Bawa Isu Kesehatan dan Lingkungan ke Lereng Wonosalam

Jombang, MercuryFM – Di tengah hujan yang mengguyur kawasan Wonosalam, semangat puluhan dokter anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur tetap menyala. Mereka tidak hanya datang membawa pesan kesehatan, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan anak-anak Indonesia.

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 IDAI tahun ini terasa berbeda. Mengusung tema nasional “Satu IDAI, Satu Tujuan: Bersama Mengawal Kesehatan Anak Indonesia”, IDAI Jawa Timur memilih turun langsung ke tengah masyarakat melalui aksi nyata yang menyatukan isu kesehatan anak, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan.

Bertempat di Balai Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Minggu (17/5/2026), peringatan HUT IDAI diisi dengan penanaman 72 pohon produktif, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi tumbuh kembang anak hingga talkshow kesehatan keluarga.

Ketua IDAI Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Ahmad Suryawan, Sp.A(K), mengatakan konsep peringatan tahun ini sengaja dibuat lebih membumi dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya menanam pohon, tetapi menanam harapan dan kehidupan untuk masa depan anak-anak kita. Dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Prof. Ahmad Suryawan atau yang akrab disapa Prof. Wawan.

Menurutnya, gerakan menanam pohon produktif menjadi simbol penting bahwa kesehatan anak tidak bisa dipisahkan dari lingkungan yang sehat dan ketersediaan nutrisi alami yang berkelanjutan.

Karena itu, IDAI memilih menanam pohon buah produktif yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai sumber pangan sehat bagi anak-anak.

“Sesuai tema HUT ke-72, kami bergerak dalam satu visi mengawal kesehatan anak Indonesia. Pohon-pohon buah ini kelak akan menjadi sumber nutrisi alami yang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Lingkungan yang sehat adalah fondasi utama bagi fisik dan mental anak yang kuat,” tuturnya.

Sebanyak 72 pohon produktif ditanam bersama jajaran pengurus IDAI Jatim, IDAI Jombang, unsur Forkopimcam Wonosalam, hingga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi.

Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut mempertegas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan kesehatan anak, termasuk stunting yang masih menjadi perhatian nasional.

Selain aksi penghijauan, IDAI Jatim juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari Jalan Sehat Keluarga IDAI, pemeriksaan gratis tumbuh kembang anak, dongeng sehat hingga edukasi kesehatan keluarga yang dikemas secara interaktif.

Suasana hangat terlihat ketika para orang tua memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan anak secara langsung dengan dokter spesialis anak. Tidak sedikit warga yang datang bersama balita mereka meski cuaca hujan.

Bagi IDAI, pendekatan kesehatan anak saat ini tidak lagi cukup hanya dilakukan di ruang praktik atau rumah sakit. Organisasi profesi dokter anak itu ingin hadir langsung di tengah masyarakat dengan gerakan preventif dan edukatif.

Langkah ini sekaligus menjadi pesan bahwa investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dengan lingkungan yang baik.

Melalui momentum usia ke-72, IDAI Jawa Timur dan IDAI Jombang menunjukkan bahwa menjaga masa depan anak Indonesia dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menanam pohon hari ini demi kualitas hidup generasi mendatang. (lam)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist