Surabaya, MercuryFM – Partai Golkar Jatim menilai kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak di Jatim tahun pertama, di periode ke dua menunjukkan perkembangan positif bagi Jatim.
Hal ini ditegaskan Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi dalam keterangan disela kegiatan buka bersama pengurus Golkar Jatim di Kantor DPD Golkar Jatim Jl. A. Yani, Sabtu (07/03/26).
“Banyak terobosan yang dilakukan gubernur Khofifah dalam memimpin Jawa Timur. Pertumbuhan ekonomi Jatim juga positif.
Tentunya sebagai parpol pengusung kita melihat ini cukup positif,” ujarnya.
Selain ekonomi, pihanya kata Ali Mufti, juga melihat banyak program Khofifah yang juga menyentuh masyarakat termasuk program- program infrastruktur.
“Jatim secara makro sudah bagus, pembangunan ekonomi, Infrastruktur juga oke. Ada persoalan bencana langsung gercep. Misal tanah longsor, banjir dan jalan rusak. Lompatan-lompatan ekonomi di Jatim juga berdampak positif terhadap provinsi lain. Jadi bagus dan berjalan sesuai sistem,” kata Ali Mufthi.
Ali Mufthi mengakui bisa jadi ini adalah penilaian subyektif, sebab yang paling meraksakan adalah masyarakat.
“Ini bisa jadi subyektif gak apa-apa, memang yang tahu dan merasakan secara benar kan masyarakat jatim, makanya kami berharap ya masyarakat trus menyampaikan yang mereka rasakan,” lanjutnya .
Untuk itu kata anggota komisi V DPR RI ini, pihaknya meminta Fraksi Golkar DPRD Jatim, meski kinerja Khofifah-Emil positif, Fraksi harus tetap kritis dan solutif pada pemerintahan Khofifah-Emil.
“Fraksi dibawah komando mas Yudha (Pranaya Yudha Mahardika) harus tetap menjadi mitra kritis yang juga memberi solusi bagi Pemerintahan Khofifah-Emil,” ucapnya.
“Tetap menampung keluhan masyarakat di Jatim terkait Pemerintahan Khofifah-Emil dan memberikan masukan solutif bagi Khofifah-Emil terkait keluhan dan persoalan masyarakat yang ditujukan ke Khofifah-Emil,” lanjutya mempertegas.
Sementara itu menjelang hari raya Idul Fitri 2026, pihaknya kata Ali Mufthi juga meminta Pemprov Jatim mempersiapkan infrastruktur jalan yang nyaman dan aman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan lebaran di Jatim.
“Ini jangan sampai diabaikan, Gubernur dan Pemprov Jatim harus memperhatikan infrastruktur jalan saat jelang lebaran, agar saat arus mudik dan balik, jalannya bisa dilalui pemudik dengan enak, nyaman dan aman,” katanya.
Ditegaskan Ali Mufthi, kepastian untuk infrastruktur jalan di musim mudik lebaran ini menjadi kewajiban Pemprov Jatim untuk menyediakan agar masyarakat tenang.
“Ini kan jadi kewajiban Pemprov Jatim seperti apa. Sebab Infrastruktur kan jadi
daya dorong ekonomi juga, terutama saat jelang lebaran ini. Kira-kita seperti apa dalam menyelesaikan jalan-jalan yang masih kurang baik. Itu juga penting,” pungkasnya. (ari)

