Voucher Parkir Suroboyo Dicetak Standar Peruri, Mampukah Tutup Kebocoran Parkir?

Surabaya, MercuryFM – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan terobosan baru dalam sistem parkir tepi jalan dengan menghadirkan Voucher Parkir Suroboyo. Voucher ini rencananya akan menggantikan sebagian transaksi parkir tunai, sekaligus menjadi alternatif bagi warga yang belum menggunakan pembayaran digital.

Yang menarik, voucher tersebut akan dicetak menggunakan kertas berstandar Perum Percetakan Uang Republik Indonesia atau Peruri. Langkah ini disebut sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan serta mencegah potensi pemalsuan karcis parkir yang selama ini kerap menjadi celah kebocoran pendapatan.

Kepala UPT Parkir TJU Dishub Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, menjelaskan setiap voucher dilengkapi nomor seri dan QR Code yang memudahkan identifikasi. Tarif parkir juga tercetak langsung di voucher, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Namun di balik inovasi ini, muncul pertanyaan: apakah sistem voucher benar-benar mampu menutup celah kebocoran parkir yang selama ini terjadi di lapangan? Sebab persoalan parkir di kota besar tidak hanya soal karcis atau alat pembayaran, tetapi juga pengawasan, kedisiplinan juru parkir, serta transparansi pengelolaan retribusi.

Dishub Surabaya menyebut voucher ini juga berfungsi ganda, sebagai karcis sekaligus alat pembayaran. Pengguna akan membawa dua bagian voucher, sementara satu bagian lainnya ditinggalkan di gerai tempat pembelian.

Ke depan, voucher parkir ini akan dijual di gerai ritel modern di Surabaya, bahkan disiapkan skema bundling pembelian, seperti membeli 10 voucher mendapat dua voucher gratis.

Di atas kertas, sistem ini terlihat lebih tertib. Tetapi pertanyaan berikutnya muncul: apakah masyarakat akan mau membeli voucher terlebih dahulu sebelum parkir? Dan bagaimana pengawasannya agar juru parkir benar-benar menggunakan sistem ini, bukan kembali pada pola lama?

Sejauh mana inovasi ini benar-benar memudahkan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah? Atau justru akan menambah lapisan baru dalam sistem parkir yang masih membutuhkan pengawasan ketat di lapangan.

Inovasi Voucher Parkir Suroboyo bisa menjadi langkah maju. Namun tanpa pengawasan yang kuat, digitalisasi yang terintegrasi, serta penertiban juru parkir di lapangan, kebijakan ini berisiko hanya menjadi perubahan bentuk karcis bukan perubahan sistem. (red)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist