Pasar murah di tegah kegiatan reses, Gus Atho: Ini wujud PKB peduli dan hadir di masyarakat

Mojokerto, MercuryFM – Reses serap aspirasi dan berbagi. Hal ini yang dilakukan anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB Ahmad Athoillah dalam agenda resesnya di Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Dimana kegiatan menyapa masyarakat itu dimanfaatkan dengan pasar murah berbagi dengan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua DPW PKB Jatim yang juga anggota DPRRI Halim Iskandar dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Eka Septya Juniarti, Gus Atho sapaan akrab Ahmad Athoillah juga menyediakan paket sembako murah bagi masyarakat. Paket sembako senilai Rp90.000 ditebus dengan harga Rp50.000.

Menurut Gus Atho, pasar murah tersebut merupakan agenda serentak Fraksi PKB di Jawa Timur menjelang Ramadan. Termasuk menjalankan intruksi Ketua DPW PKB Jatim Halkm Iskandar (Gus Halim) untuk berbagi dengan masyarakat.

“Kehadiran kita di pasar murah ini agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya, terutama menjelang bulan puasa. Ini bentuk kepedulian kader partai anggota fraksi PKB DPRD Jatim kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/02/26)

Menurut Sekertaris Dewan Syuro PKB Jatim ini dengan pasar murah yang digelar ini, PKB bisa berbagi dengan masyarakat. Sehingga bisa sedikiy meringankan beban masyarakat.

“Ini wujud kita hadir dalam masyarakat. Anggota DPRD dari PKB baik Provinsi dan Kota/Kabupaten diminta untuk berbagi dengan masyarakat, khususnya masyarakat pemilihnya. Apalagi ini menjelang puasa,” ucapnya.

“Ya sedikit banyak kita ikut merasakan kondisi di masyarakat. Apalagi kondisi ekonomi juga belum baik. Maka tidka ada salahnya kita berbagi dengan masyarakat,” lanjutnya mempertegas.

Seperti diberitakan sebelumnya dalam reses yang digelar anggota Komisi C DPRD Jatim ini, persoalan Kesejahteraan guru TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin) dan kesejahteraan buruh akan diperjuangkan. Mengingat banyak masyarakat sekotar yang menyampaikan persoalan tersebut.

“Guru TPQ dan Madin adalah garda terdepan dalam menjaga moral generasi bangsa. Kami di DPRD Jatim terus mendorong agar skema bantuan insentif tidak hanya soal angka, tapi juga kemudahan akses administrasinya,” ujar Gus Atho.

“Perlindungan hak pekerja (buruh) juga harus benar-benar diwujudkan. Apalagi ditengah kondisi ekonomi saat ini. Makanya saya akan serius memperhatikan perlindungan hak buruh,” lanjutnya mempertegas.

Termasuk dalam reses yang berlangsung cukup gayeng tersebut juga ada masukan terkait infrastruktur dikawasan tersebut. Termasuk adanya permintaan stabilitas harga pupuk dan kepastian stok pupuk bersubsidi menjelang musim tanam. Dan berharal adanya bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi hasil panen.

“Reses bukan sekadar seremonial, ini adalah momentum ‘belanja masalah’ agar anggaran negara kembali ke rakyat dalam bentuk manfaat yang nyata,” tegas Gus Atho. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist