Probolinggo, MercuryFM – Cuaca ektrem yang masih menjadi ancaman di Jatim, kembali membuat masyarakat menjadi korban. Hal ini terjadi di empat Kecamatan di Kabupaten Probolinggo, yang diterjang angin puting beliung.
Kejadian terjadi pada Jumat (16/1/26) sore, sekitar pukul 15.30 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas umum. Bahakan empat rumah warga rusak parah usai tertimpa pohon yang diterjang angin puting beliung.
Kondisi ini membuat Anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan (dapil) Probolinggo – Pasuruan, Hasan Irsyad, meminta agar pemerintah gercep (gerak cepat) untuk membantu warga terdampak.
“Saya mendorong mitigasi bencana dan perlu gercep untuk warga terdampak jika ada musibah bencana yang menerjang di Probolinggo,” ujarnya, Sabtu (17/01/26).
Politisi partai Golkar ini juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung.
Masyarakat lanjut Hasan Irsyad diminta segera melaporkan apabila terjadi kejadian darurat agar dapat segera ditangani.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus waspada dan segera melapor ke pemerintah setempat jika ada kejadian bencana. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana,” tegas pria yang juga juga ketua Satkar Ulama Partai Golkar Jatim ini.
Berdasarkan data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, peristiwa cuaca ekstrem tersebut terjadi mulai pukul 13.21 WIB. Dampak kerusakan terdeteksi di dua lokasi yaitu Dusun Kolla, Desa Leces, dan Dusun Klampokan, Desa Sumber Kedawung.
Ada empat pohon tumbang yang menimpa empat rumah, serta empat rumah lainnya terdampak langsung angin puting beliung. Pohon tumbang juga terjadi di wilayah Banyuanyar, Besuk, dan Burumbungan Lor.
Wilayah Desa Leces dan Desa Sumber Kedawung dilaporkan menjadi area yang paling parah terdampak oleh terjangan angin puting beliung. (ari)

