Surabaya, MercuryFM – Kejuaraan bola voli putri Reni Astuti Cup 2025 resmi ditutup dengan menghadirkan antusiasme tinggi dari masyarakat Kota Surabaya. Digelar di Gelora Pancasila Thor selama dua hari, 28–29 November 2025, gelaran ini menjadi ruang kompetisi sekaligus wadah pembinaan atlet putri dari berbagai kecamatan.
Pertarungan final berlangsung seru dan menjadi panggung bagi tim Kecamatan Lakarsantri yang tampil solid sejak babak penyisihan hingga puncak laga. Mereka berhasil mengamankan Juara 1, disusul Jambangan sebagai Juara 2. Sedangkan Kenjeran menempati posisi Juara 3, dan Rungkut harus puas di posisi Juara 4.
Selain kategori juara utama, panitia turut memberikan penghargaan khusus bagi dua kategori yang menyita perhatian publik. Pemain termuda tahun ini berusia 12 tahun dari Kecamatan Rungkut, membuktikan regenerasi atlet voli perempuan di Surabaya terus bergerak positif. Menariknya, penghargaan pemain tertua juga disabet atlet dari kecamatan yang sama, yang berusia 68 tahun, menegaskan bahwa olahraga dapat dinikmati seluruh kalangan usia.
Dalam penutupan acara, Anggota Komisi X DPR RI yang juga inisiator turnamen, Reni Astuti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta pihak penyelenggara.
“Selamat kepada para juara dan seluruh tim yang sudah berjuang dengan penuh sportivitas. Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang silaturahmi dan pembinaan atlet perempuan Surabaya. Saya bangga melihat semangat dari usia 12 tahun hingga 68 tahun tampil di satu lapangan yang sama,” ujar Reni.
Reni menambahkan bahwa ajang olahraga seperti ini harus terus dijaga keberlanjutannya. Ia berharap Reni Astuti Cup dapat menjadi agenda tahunan demi memperkuat ekosistem olahraga di Kota Pahlawan, sekaligus membuka kesempatan bagi atlet muda menunjukkan potensi prestasinya.
“Terus berlatih, terus percaya diri, dan jadikan pengalaman di turnamen ini sebagai pijakan menuju prestasi yang lebih tinggi,” pesannya.
Dengan ditutupnya rangkaian pertandingan dan diumumkannya seluruh kategori juara, penyelenggaraan Reni Astuti Cup 2025 meninggalkan kesan mendalam serta optimisme baru bagi masa depan voli putri di Surabaya. Gelaran ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memperluas akses pembinaan olahraga bagi perempuan di tingkat akar rumput. (lam)

