Surabaya, MercuryFM – Jaga lingkungan agar asri serta menjaga ikllim agar selalu sejuk dan nyaman, Ketua Komisi A DPRD Jatim Dedi Irwansyah ajak warga Sidoarjo terutama warga Desa Pesawahan, untuk menanam pohon di rumah masing-masing.
Ajakan ini dilakukan Dedi saat menggelar reses dengan warga Desa Pesawahan di Sekolah Dasar Negeri Pesawahan, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Sabtu (22/11/2025)
Dedi berharap dengan adanya pohon-pohon besar, cuaca di Sidoarjo bisa menjadi lebih sejuk, seperti halnya di Punden Mbak Reco, Sidoarjo, yang menjadi destinasi wisata favorit warga.
“Ayo kita bersama sama membuat iklim yang sejuk dan nyaman di lingkungan kita. Caranya mari kita tanam tanaman rindang yang bisa memberikan kesejukan dan kenyamanan nantinya,” ujar Dedi.
Selain itu, Dedi disela – sela reses mengajak ibu – ibu untuk menjaga pula lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Membuang sampah sembarangan itu suatu contoh yang tidak bagus. Mari kita jadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama, karena lingkungan yang bersih adalah cerminan masyarakat yang peduli dan berbudaya,” jelas politisi Partai Demokrat ini.
Dedi mengatakan sampah saat ini khususnya di Sidoarjo menjadi salah satu persoalan yang juga perlu dilakukan antisipasi. Salah satunya sampah yang membuat mapetnya saluran air yang mengakibatkan banjir.
“Karenanya mari bersama-sama kita jaga lingkungan dengan tidak membuang smpah semabarang. Mari kita biasakan membuang sampah pada tempatnya kalau bisa kita kemola sampah dimasing masing lingkungan,” jelasnya.
Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sidoarjo ini juga menjelaskan persoalan sampah sebetulnya dapat dipecahkan kalau diurai dari hulu ke hilir. Apalagi produksi sampah, Kebanyakan dihasilkan dari limbah rumah tangga, dimana limbah itu tidak melulu harus dibuang menjadi sampah, namun dapat dimanfaatkan dan dikelola kembali.
“Maka itu saya mendorong peran aktif masyarakat di Sidoarjo, terutama kaum perempuan atau ibu rumah tangga, untuk menjadi garda terdepan dalam memilah sampah di rumah. Hal ini dinilai krusial untuk membangun budaya sadar lingkungan sejak dini,” pungkasnya. (ari)

