Probolinggo, MercuryFM – Partai Demokrat Jatim terus bergerak mempersiapkan kader untuk Pemilu 2029. Ini tampak dengan digelarnya Pendidikan Politik (Dikpol) di Bromo Park Hotel, Kota Probolinggo, Minggu (21/09/25). Yang diikuti sekitar 200 kader dari jajaran DPC, PAC, hingga ranting se-Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, hadir mewakili Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak mengingatkan seluruh kader agar memegang teguh konsep dua “M”. Yakni Mulai dari diri sendiri, dan Mulai dari hari ini.
“Jadi demi kejayaan Partai Demokrat, kita harus mulai dengan dua M. Pertemuan hari ini menjadi start. Pulang dari sini, besok niatkan diri dengan dua M tadi. Kita fokus di daerah yang belum punya kursi DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota, bahkan DPD akan turun langsung ke PAC dan ranting,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini dr Agung juga dampingi Plt Sekretaris DPD Demokrat Jatim Mugiyanto, Ketua BPOKK Demokrat Jatim Nur Muhyidin, Kepala Badan Saksi Junaidi, serta pengurus DPD Demokrat Jatim lainnya. Kehadiran jajaran pengurus ini menegaskan keseriusan Demokrat Jatim dalam memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat bawah.
Dokter Agung jiga mengatakan pihaknya juga mengajak kader untuk menggerakkan jaringan agar Demokrat semakin solid. Dan partai akan memprioritaskan daerah yang belum memiliki kursi legislatif seperti Probolinggo, Pasuruan, Kota Pasuruan, dan Jember.
“Yang kosong kita dahulukan. Kita jangan kerja SKS (Sistem Kebut Setahun), tapi mulai dari sekarang. Mumpung masih ada waktu, mari kita tata masa depan Partai Demokrat dari hari ini,” tegasnya. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim ini juga, mengingatkan kepada ratusan kader yang hadir, kemenangan Pemilu 2009 di era Bpk. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus menjadi inspirasi.
“Kita ingin mengulang kemewahan Partai Demokrat dua ribu Sembilan pada masa kejayaan kepemimpinan Pak SBY. Menduduki ketua DPR-RI dan ketua DPRD Jatim, kita ingin mengulangnya di tahun dua ribu dua sembilan nanti,” tegasnya penuh optimisme.
Sementara itu Plt Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Mugiyanto, menyampaikan bahwa Dikpol ini bukan hanya ajang konsolidasi, tetapi juga persiapan penguatan struktur organisasi partai di wilayah yang masih kosong kursi.
“Kami selain mengadakan Dikpol, juga mempersiapkan struktur organisasi. Di empat wilayah yang diikuti kemarin tidak punya kursi DPRD kabupaten/kota. Pembenahan struktur kita pacu dan dilengkapi. Targetnya di tahun dua ribu dua sembilan, semua tingkatan bisa mendapatkan kursi,” jelasnya.
Anggota DPRD Trenggalek ini juga mengatakan, pendampingan dari pengurus DPD akan terus dilakukan untuk memastikan kabupaten/kota yang belum memiliki kursi bisa menembus parlemen. Sedangkan Ketua BPOKK Demokrat Jatim, Nur Muhyidin, menegaskan bahwa kunci kemenangan Demokrat adalah memperkuat basis partai di tingkat desa.
“Bagi kami, BPOKK mulai fokus membangun struktur partai di tingkat basis pedesaan. Struktur partai yang kuat adalah kunci sukses menuju Pemilu 2029,” ujarnya. Nur Muhyidin juga memaparkan pembaruan sistem organisasi, terutama dalam pengelolaan saksi dan logistik pemilu.
“Rekening saksi kini menjadi syarat bagi calon saksi. Pembayaran honor pun langsung ke rekening masing-masing, sehingga lebih transparan dan akuntabel. Dengan begitu, urusan saksi dan logistik bisa lebih tertata,” tegasnya. Dalsm kesempatan ini, pengurus DPD Demokrat Jatim juga memberikan santunan kepada 24 anak yatim, sebagai tanda rasa syukur HUT ke-24 Demokrat.(ari)

