Pembatalan kegiatan parlemen remaja di DPR RI, disayangkan anggota DPRD Jatim

Surabaya, MercuryFM – Komisi A DPRD Jawa Timur menyayangkan pembatalan penyelenggaraan event Parlemen Remaja yang selama ini difasilitasi Sekretaris Jenderal (sekjen) DPR RI. Kebijakan pembatalan itu, merugikan kepentingan  anak muda dan pelajar sebagai generasi penerus yang bisa diharapkan semakin melek politik dan ilmu kepemerintahan,  di tengah perkembangan yang semakin kompleks.

“Janganlah mengecewakan anak anak remaja yang akan menenjadi generasi penerus. Spirit kuat mereka untuk mengetahui dinia politik, seharusnya menjadi pegangan Sekjen DPRRI untuk pendidikan politik anak-anak muda,” ujar anggota Komisi A DPRD Jatim, Freddy Purnomo usai menerima peserta Parlemen Remaja Jatim yang gagal berangkat, di gedung DPRD Jatim, Kamis (18/09/25).

Anggota DPRD Jatim mengatakan para pelajar dan remaja sebagai generasi penerus harus mendapatkan perhatian. Dan seharusnya kegiatan Parlemen rwmaja itu tidak di batalkan.

Fredy menyebutkan surat pembatalan dari Sekjen DPR RI yang termuat dalam surat Nomor B/13759/HM.03.03/9/2025, tanggal 10 September 2025 perihal pembatalan kegiatan Parlemen Remaja 2025, sangat tidak beralasan.

“Alasan kondisi terakhir menyusul banyaknya aksi demo kemarin, tidak seharusnya membatalkan program yang sangat bermanfaat bagi anak anak muda untuk mengenalmpolitik melalui kenerja Legislagif di DPR RI,” tegas politisi senior Partai Golkar.

Seperti diketahui, kegiatan perlemen ramaja yang menjadi kegiatan rutin dalam mengenalkan kinerja Legislagif di DPRRI, gagal di gelar tahun 2025 ini.

Dalam surat dengan stempel Sekjen DPR RI atas nama Indar Iskandar, beralasan pembatalan ini dikarenakan menyikapi dinamika dan situasi yang berkembang pada saat ini. Sehingga perlu melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan di Sekretariat Jenderal DPR RI.

“Maka kegiatan Parlemen Remaja yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 15 s.d 19 September 2025 di Jakarta, dibatalkan,” terang Indar Iskanda dalam  surat Sekretariat DPR RI, jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta.

Parlemen Pelajar sendiri diikuti 139 pelajar SMA se Indonesia. Sementara Parlemen Pelajar dari Jawa Timur tercatat 15 orang. Mereka telah mengikuti seleksi pada tanggak 14 Juli s/d 14 Agustus 2025 lalu melalui tautan https://parlemenremaia.dpr.qo.id/, serta telah diumumkan 29 Agustus 2025 lalu.

Kegiatan Parlemen Remaja Tahun 2025 dengan tema pembahasan, Rancangan Undang – Undang tentang Energi Baru dan Energi Terbarukan, yang rencananya dilaksanakan tanggal 15 s/d 19 September 2025 di Jakarta akhirnya di batalkan. (ari)

 

 

 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist