Gubernur Khofifah serahkan santunan korban rumah terbakar di Jemur Wonosari Surabaya

Surabaya, MercuryFM – Rasa empati ditunjukkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terhadap 7 keluarga korban kebakaran yang terjadi di Jl Jemur Wonosari Surabaya. Hal ini tampak dengan pemberian santunan yang dilakukan orang nomor satu di Pemprov Jatim kepada mereka, dikediamannya, Kamis (18/09/29) malam.

Seperti diketahui 7 keluarga menjadi korban kebakaran rumah kontrakan yang ada di gang masjid Jemurwonosari, Wonocolo, Surabaya, pada Rabu malam (17/9/2025). Keberadaan rumah yang terbakar itu tidak jauh dari kediaman Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Khofifah mengatakan dirinya sengaja mengundang mereka saat acara peringatan maulid Nabi  SAW di kediamannnya, untuk sekaligus bersapa dan menyerahkan santunan.

“Jadi sebetulnya saya mohon maaf, saya mengundang tetangga desa yang tadi malam kebakaran tidak sempat bersapa dengan mereka tapi mereka dari 7 rumah semua hadir kita undang  di sini sekaligus saya menyerahkan santunan untuk mereka,” ujar Khofifah.

Lebih dari itu, satu diantara mereka adalah musisi jalanan yang tentu uang jerih payahnya sangat berharga dan sangat dibutuhkan. Uang yang dia kumpulkan selama setahun juga hangus terbakar.

Oleh sebab itu, Khofifah memastikan akan mengganti sejumlah uang yang ikut terbakar tersebut dan ditambahkan sejumlah uang santunan.

“Diantaranya mereka sebetulnya menabung sebagai musisi jalanan, tentu jerih payahnya ini sangat dibutuhkan bekal hidupnya,” terangnya.

Di momen tersebut, Gubernur Khofifah juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

“Insyaallah saya akan menggantikan sejumlah uang mereka yang ikut terbakar dalam musibah kebakaran kemarin ditambah santunan ,” Kata Gubernur Khofifah di Kediaman Jl. Jemursari Wonocolo Surabaya.

“Kepedulian kepada sesama sesungguhnya harus terus kita lakukan kita tingkatkan terlebih saat sesama kita sedang menghadapi musibah,” lanjutnya.

Menurut Gubernur, kepedulian sosial sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka orang-orang terdekat di lingkungan sekitar yang pertama kali akan memberikan bantuan.

“Bertegur sapa, saling membantu dengan tetangga sekitar juga dibutuhkan untuk menumbuhkan kepedulian dengan masyarakat sekitar, hal-hal kecil seperti ini saat ini benar-benar dibutuhkan,” tegasnya.

Di akhir Gubernur Khofifah juga berharap mereka yang tertimpa  musibah kebakaran ini diberikan kesabaran dan kekuatan . Dirinya juga berdoa semoga Allah melimpahkan rizki berlipat untuk mengganti harta benda yang ikut terbakar dalam musibah tersebut.

“Tujuh dari kepala keluarga hadir disini mudah-mudahan mereka diberikan kesabaran kekuatan oleh Allah SWT. Dan apa yang sudah terdampak dari kebakaran itu Allah kembalikan dalam limpahan rizki untuk mereka semua, aamiin,” pungkasnya.

Diketahui Untung Pribadi (33) salah satu korban kebakaran mengatakan dirinya menyayangkan uang tabungan hasil mengamen yang tidak bisa diselamatkan.

Dirinya menyebut, uang Rp3 juta yang ditabung di celengan itu adalah hasil mengamen selama satu tahun, dan rencananya untuk biaya perpanjangan kontrak pada tahun depan.

“Celengan hasil mengamen selama kurang lebih satu tahun. Rencananya uang itu buat bayar sewa tanah kontrakan tahun depan,” ucapnya. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist