Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni ajak masyarakat kembali hidupkan Siskamling

Surabaya, MercuryFM – Tindak lanjuti Surat Edaran (SE) Mendagri  tentang peningkatan peran Satlinmas untuk penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas) yang kondusif di daerah, Wakil ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghidupkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai upaya  menjaga keamanan wialyahnya masing-masing.

Menurut Sri Wahyuni, ada banyak manfaat dari dihidupkan siskamling ini. Diiantaranya warga dapat mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini, baik melalui pengawasan gejala awal maupun tindakan pencegahan seperti patroli rutin.

“Warga dapat mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini, baik melalui pengawasan gejala awal maupun tindakan pencegahan seperti patroli rutin,” ujarnya, Jumat (11/09/25).

Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan ada tiga poin utama dalam surat edaran Mendagri tersebut.

“Pertama, meningkatkan peran Satuan Perlindungan Masyarajat (Satlinmas) dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Kedua, meningkatkan kewaspadaan dini Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dengan jalan mengaktifkan siskamling dan pos ronda,” jelasnya.

Ketiga, kata Sri Wahyuni  adalah membuat mekanisme pelaporan berbasis digital melalui Sistem Informasi Manajemen Pelindungan Masyarakat.

“Tentuny dengan adanya siskamling ini peran RT/RW di tingkat bawah bisa lebih maksimal lagi,” pungkas politisi wanita asal Bojonegoro ini.

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dini dengan mengoptimalkan peran Satlinmas dalam membantu Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan mengaktifkan kembali pos ronda.

Arahan ini disampaikan melalui surat edaran Nomor 300.1.4/e.1/BAK tanggal 3 September 2025, terkait optimalisasi peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan antisipasi dampak aksi unjuk rasa oleh elemen masyarakat.

Kata Mendagri Langkah tersebut juga bertujuan untuk mengantisipasi munculnya informasi bohong, ujaran kebencian, dan tindakan provokatif.

Mendagri juga menekankan pentingnya komunikasi sosial yang melibatkan forum-forum kemitraan serta seluruh elemen masyarakat dan diharapkan terbangun sinergi untuk menciptakan suasana yang damai dan harmonis di lingkungan masyarakat. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist