Macet dijalur pantura arah Banyuwangi, Anggota DPRD Jatim ini minta Pemeritah cari solusi imbas penutupan jalur Gumiter

Surabaya, MercuryFM – Pemerintah diminta mempertimbangkan lagi dan mencari solusi terkait kebijakan penutupan akses jalan Gumiter. Pasalanya imbas penutupan jalan itu, mengakibatkan antian panjang dan kemacetan yang luar biasa akses menuju Banyuwangi dari Situbondo. Bahkan antian panjang sampai terjedi di jalur hutan Baluran Situbondo. Imbasnya ini akan berdampak pada perekonomian.

Menurut Mahdi anggota DPRD Jatim, dirinya menerima banyak keluhan dari pelaku ekonomi mulai pengusaha ekspedisi, angkutan hingga para pedagang yang akan melakukan pengiriman barang.

“Jalur Baluran menjadi satu satunya jalur menuju Banyuwangi, khususnya yang mau menyebrang di Bali, lewat Pelabuhan Ketapang. Dampaknya penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk lumpuh dan kemacetan luar biasa menuju pelabuhan Ketapang dari arah Baluran,” jelas anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pasuruan-Probolinggo, Sabtu (26/07/25).

Politisi PPP ini mengatakan harusnya jika belum ada kesiapan untuk perbaikan jalan di jalur Gumitir tersebut idealnya dibuka terlebih dahulu.

“Jangan sampai ini mengganggu perekonomian di Jawa Timur khususnya masyarakat di Banyuwangi,” ujar pria penggemar olahraga motor cros ini.

Mahdi berharap pemerintah untuk memperhatikan nasib pelaku usaha sebagai dampak penutupan jalur Gumitir tersebut.

“Tentunya pemerintah sebelum melakukan penutupan memberikan solusi kepada para pelaku usaha yang menggunakan jalur tersebut. Jangan sampai ekonomi masyarakat terganggu,” tegas Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim.

Diketahui, di hari pertama penutupan Gumitir, kepadatan lalu lintas di jalur pantura cukup meningkat. Kendaraan yang melintas rata-rata adalah mobil besar atau tronton bermuatan logistik.

Mereka terjebak macet hingga belasan jam di jalur pantura akibat enutupan Gumitir. Kemacetan panjang tersebut terlihat dari antrian kendaraan yang sampai ke Waduk Bajulmati dan juga antriian di pelabuhan Ketapang mengalami hal serupa.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali menutup Jalur Gumitir atau ruas Sumberjati – batas Kabupaten Banyuwangi di Km 233+500, tepatnya di Tikungan Mbah Singo.

Penutupan berlangsung selama dua bulan, mulai 24 Juli hingga 24 September 2025. Hal ini sebagai bagian dari kegiatan preservasi jalan nasional di kawasan Alas Gumitir, Jember. (ari)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist