Surabaya, MercuryFM- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim Lutfil Hakim menyambut baik program pemerintah yang akan akan mengalokasikan 1.000 rumah subsidi bagi wartawan. Program ini sendiri akan direalisasikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Rumah ini nanti akan diprioritaskan untuk wartawan yang belum memiliki rumah sendiri.
“Jumlah unit rumah untuk wartawan itu juga bisa diklaim pemerintah sebagai bagian dari target pembangunan perumahan untuk rakyat yang ditarget 3.000.000 unit per tahun,” ujarnya.
Namun meski begitu Lutfil berharap kebijakan rumah subsidi untuk wartawan tidak membuat wartawan merasa berhutang budi dan menjadi tidak kritis.
Wartawan lanjutnya harus tetap profesional dan tetap kritis terhadap seluruh kebijakan pemerintah sesuai prinsip-prinsip jurnalisme.
“Semoga janji pemerintah memberi subsidi untuk rumah wartawan bisa segera dikonkritkan dan menjadikan wartawan lebih tenang, serta lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” tegasnya.
Seperti diketahui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan mengalokasikan 1.000 rumah subsidi bagi wartawan. Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, rumah subsidi tersebut nantinya akan dibangun di seluruh wilayah Indonesia.
Maruar menuturkan, program rumah subsidi yang juga disediakan untuk nelayan itu telah mendapat dukungan dari beberapa pihak, mulai dari Presiden Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, termasuk CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.
Akhirnya, program rumah subsidi ini mendapatkan kebijakan kelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) yang sebelumnya lima persen menjadi empat persen baik rumah subsidi maupun komersial. (Ari)

