Surabaya, MercuryFM – Lihat persiapan arus mudik lebaran di Jatim, khususnya angkutan kereta api, Komisi D DPRD Jatim lakukan sidak datangi stasiun Pasar Turi Surabaya, Senin (24/03/25).
Dua orang anggota Komisi D yakni Harisandi Savari dan Nurul Huda datang dan melihat secara langsung fasilitas bagi penumpang terutama dalam hal memberikan kelayakan, kemananan dan kenyamanan penumpang saat angkutan lebaran 1446 H atau 2025 M, dengan ditemani jajaran Dishub dan Petugas Stasiun Pasar Turi.
“Kami ingin mengecek persiapan dan antisipasi mengularnya penumpang,” ujar anggota Komisi D – Harisandi Savari kepada mercuryfm.id.
Politisi PKS, ini juga mengaku cukup puas dengan pelayanan yang dilakukan dari melihat kondisi di lapangan tadi. Misalnya, Dishub Jatim turut memikirkan potensi kepadatan kendaraan yang akan masuk ke area stasiun. Hal ini turut diantisipasi pada saat puncak mudik dan balik. Sementara parkir di dalam stasiun bisa menampung sekitar 500 mobil.
Sementara itu Kepala Stasiun Surabaya Pasar Turi Deddy Triono mengungkapkan, meski belum memasuki puncak arus mudik namun dia menyebut mulai Jumat (21/3/2025) kemarin, sudah ada peningkatan namun masih dalam batas kewajaran. Yakni, berkisar antara 7000 hingga 9000 penumpang.
Sementara itu sepanjang kunjungan itu, dua orang anggota DPRD Jatim tersebut juga melaksanakan koordinasi bersama petugas. Setiap sela yang ada kekurang selalu ditanyakan oleh dua anggota Komisi D itu.
Sebagai informasi, suasana stasiun saat ini relatif sepi. Belum ada lonjakan penumpang. Dari koordinasi itu terungkap bahwa puncak mudik lebaran diprediksi akan terjadi pada 27-28 Maret mendatang.
Sedangkan untuk arus balik diprediksi akan terjadi mulai tanggal 6 April hingga dua hari ke depan. (Ari)

