Surabaya, MercuryFM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 14 penghargaan di ajang Indonesia Green Awards (IGA) 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang lingkungan, yang mendukung visi pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat berlandaskan kelestarian lingkungan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, dalam acara yang digelar pada 15 Januari 2025 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
Dalam sambutannya, La Tofi menyampaikan bahwa IGA Awards ke-16 ini bertujuan untuk memberikan apresiasi atas inisiatif perusahaan dalam menjaga lingkungan. “Hari ini kami merayakan penyelenggaraan IGA Awards ke-16 sebagai upaya evaluasi dan peningkatan program tanggung jawab sosial di bidang lingkungan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujar La Tofi.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus meraih penghargaan di enam kategori melalui 11 unit lokasi operasional, antara lain:
• Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu: Aviation Fuel Terminal El Tari.
• Mengembangkan Keanekaragaman Hayati: Integrated Terminal Surabaya, Fuel Terminal Madiun, Bitumen Plant Gresik, Aviation Fuel Terminal BIL, Fuel Terminal Malang, dan Integrated Terminal Manggis.
• Pengembangan Wisata Konservasi Alam: Fuel Terminal Tenau, Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai, dan Fuel Terminal Sanggaran.
• Mengembangkan Edukasi Perubahan Iklim: Integrated Terminal Ampenan dan Integrated Terminal Tanjung Wangi.
• Penyelamatan Sumber Daya Air: Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai.
• Rekayasa Teknologi dalam Menghemat Energi/Penggunaan Energi Baru Terbarukan: Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai.
Komitmen pada ESG dan SDGs
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial. “Kami selalu memastikan program-program CSR yang dijalankan sejalan dengan Environment, Social & Governance (ESG) serta Sustainability Development Goals (SDGs),” ujarnya.
Program CSR di masing-masing unit lokasi, lanjut Ahad, dirancang berdasarkan hasil social mapping dan potensi sumber daya alam setempat, dengan tujuan mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan program-program CSR ini. Berkat kerja sama yang baik, kami berhasil mencapai tujuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan menerima penghargaan di ajang bergengsi seperti IGA Awards 2025,” tutup Ahad. (dan)

