Surabaya, MercuryFM – Dalam rangka mendukung kelancaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menyiagakan 4.367 personel yang tersebar di berbagai lokasi strategis di seluruh Jawa Timur. Personel ini bertugas memastikan keandalan pasokan listrik selama tiga tahapan utama Pilkada: masa kampanye (25 September – 23 November 2024), pemungutan suara (27 November 2024), dan rekapitulasi hasil suara (27 November – 16 Desember 2024).
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan komitmen PLN untuk menjaga kelancaran proses demokrasi dengan menghadirkan pasokan listrik yang andal dan langkah mitigasi gangguan secara proaktif. “Kami memastikan pengamanan listrik berlapis di lokasi-lokasi strategis seperti KPU provinsi, KPU kabupaten/kota, Panitia Pemilihan Kecamatan, hingga gudang logistik. Keandalan pasokan listrik didukung oleh jaringan PLN, UPS, genset, dan perangkat lain,” ujar Ahmad, Kamis (21/11/2024).
PLN membagi pengamanan kelistrikan menjadi tiga lapis, khususnya di lokasi krusial seperti tempat perhitungan suara tingkat provinsi. Langkah ini bertujuan meminimalkan risiko gangguan selama pelaksanaan Pilkada.
Salah satu upaya nyata dalam mendukung keandalan listrik dilakukan oleh PLN UP3 Ponorogo, yang mengunjungi Kantor KPU Kabupaten Ponorogo untuk memastikan kesiapan teknis. Manager PLN UP3 Ponorogo, Suzana Zein, bersama timnya juga dijadwalkan melakukan kunjungan serupa di Kabupaten Trenggalek dan Pacitan.
Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk Ika P., menyampaikan apresiasi terhadap langkah proaktif PLN. “Sinergi antara PLN dan KPU sangat penting untuk memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan aman dan lancar. Inisiatif ini adalah bentuk tanggung jawab PLN yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, PLN berharap dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung keberhasilan Pilkada serentak 2024 di Jawa Timur, memastikan setiap proses demokrasi berjalan tanpa kendala terkait pasokan listrik. (dan)

