Gresik, MercuryFM – Dalam upaya menjaga keandalan pasokan listrik dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, PLN tak hanya berfokus pada pelayanan, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan. Salah satu bentuk kepedulian tersebut adalah memberikan edukasi tentang keselamatan jarak aman dari jaringan listrik, terutama bagi anak-anak jalanan di Indonesia.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Amiruddin, menyampaikan bahwa edukasi ini dilaksanakan oleh Srikandi PLN dari Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda. “Pada Jumat, 8 November 2024, kami mengajak anak-anak jalanan di Terminal Gubernur Suryo Gresik untuk memahami pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik melalui kegiatan yang menyenangkan,” ungkap Amiruddin.
Lebih lanjut, Amiruddin menuturkan bahwa edukasi ini disambut antusias oleh anak-anak. “Srikandi PLN menyampaikan informasi dengan cara yang menarik dan interaktif. Anak-anak terlihat sangat antusias mendengarkan penjelasan, membaca informasi yang disertai gambar, dan memahami bahaya yang bisa terjadi jika mereka terlalu dekat dengan jaringan listrik,” jelasnya. Tidak hanya anak-anak, warga dewasa di sekitar lokasi juga ikut mendengarkan sosialisasi dari Srikandi PLN.
Menurut Amiruddin, kegiatan edukasi ini juga diiringi dengan penanaman semangat perjuangan Sumpah Pemuda, di mana anak-anak diajak menjadi ‘pahlawan’ bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain. “Kami ingin anak-anak tumbuh dengan semangat kepedulian terhadap keselamatan, sama seperti para pemuda yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Menjaga jarak aman dari jaringan listrik adalah langkah sederhana tetapi penting bagi keselamatan mereka dan orang lain,” tambahnya.
Sebagai bagian dari program edukasi ini, PLN melalui Tim K3 dan Keamanan UPT Gresik secara rutin mengingatkan masyarakat tentang manfaat dan potensi bahaya listrik, termasuk larangan bermain layang-layang, balon udara, atau melakukan aktivitas yang bisa berisiko di sekitar jaringan listrik tegangan tinggi. “Kami berharap anak-anak semakin bijak dan sadar akan keselamatan saat bermain di sekitar jaringan listrik,” tutup Amiruddin.
Dengan kegiatan ini, PLN menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran keselamatan sejak dini, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama.(dan)

