Emas, Investasi Berharga yang Mengubah Kehidupan Ibu Guru dari Jember

Surabaya, MercuryFM – Emas memiliki daya tarik yang tak lekang waktu, terutama bagi wanita yang kerap menggunakannya sebagai perhiasan maupun instrumen investasi. Di beberapa daerah, seperti Madura, Bugis, dan Banjar, perhiasan emas juga menjadi simbol status yang kerap ditampilkan pada acara-acara penting. Namun, apa sebenarnya manfaat memiliki emas selain untuk penampilan?

Bagi banyak orang, emas memiliki dua keuntungan sekaligus: selain bisa dipakai sebagai perhiasan, nilainya juga stabil bahkan cenderung meningkat, mengalahkan inflasi. Ini membuat emas menjadi pilihan investasi jangka panjang yang menarik, seperti yang dilakukan oleh Mudawarah, seorang ibu guru agama dari Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember.

Mudawarah, ibu dari enam anak ini, mulai berinvestasi emas sejak tahun 1980-an, menyisihkan sebagian gaji PNS-nya dan suaminya, yang juga guru agama. “Gaji guru waktu itu masih sangat terbatas, belum ada tunjangan seperti sekarang. Tetapi dengan pengelolaan keuangan yang ketat, saya berusaha menyisihkan dana setiap bulan untuk membeli emas,” ujar Mudawarah, Sabtu (9/11/2024).

Meski harus menempuh perjalanan sekitar 5 km ke Kencong untuk membeli emas, ia tetap konsisten. Ia memilih perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung yang desainnya mungkin sederhana, tetapi nilai emasnya yang menjadi prioritas.

Strategi investasi Mudawarah cukup sederhana namun efektif. Setiap beberapa tahun, perhiasan emas yang dikumpulkannya dijual untuk membeli lahan pertanian bagi masing-masing anaknya. “Saya mengumpulkan emas sedikit demi sedikit, lalu hasil penjualannya digunakan untuk membeli sapi. Dari satu sapi bisa menjadi dua, tiga, dan seterusnya. Setelah cukup, sapi dan emas dijual untuk membeli sawah bagi anak-anak,” jelasnya.

Berkat strategi ini, dalam kurun waktu 30 tahun, Mudawarah berhasil mengamankan aset untuk keluarganya, serta memastikan keenam anaknya bisa menempuh pendidikan hingga sarjana. Hingga saat ini, ia masih menanamkan nilai investasi pada anak-anaknya, terutama pada emas yang dinilainya sangat likuid dan mudah dijual saat dibutuhkan.

“Tahun 80-90-an harga emas masih sangat terjangkau, sekitar puluhan ribu per gram. Sekarang, harga per gram sudah hampir mencapai sejuta. Meski perhiasan emas yang saya miliki sekarang sudah berkurang karena digunakan untuk pendidikan dan membeli sawah, tetapi tujuan utama investasi ini tetap tercapai: menjaga nilai harta,” kata Mudawarah, yang kini tetap membeli emas dengan tujuan baru.

Kisah Mudawarah adalah inspirasi tentang bagaimana investasi emas, dengan manajemen keuangan yang bijak, dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mengamankan masa depan keluarga.

Sementara itu Khoiriyah, seorang ibu rumah tangga dan wirausaha, menyisihkan uang bulanan untuk membeli emas, yang menurutnya nilainya terus meningkat dan bisa mempercantik penampilan. Di daerahnya, emas perhiasan lebih populer dibanding Logam Mulia (LM) karena dapat digunakan sebagai aksesori sekaligus investasi. Ia sering menggadaikan emas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau modal usaha tanpa harus menjualnya.

Kini investasi emas semakin mudah dengan adanya layanan Bank Syariah yang memungkinkan masyarakat membeli LM melalui cicilan. Meski kurang populer, LM sebenarnya lebih menguntungkan karena tidak dipotong biaya model perhiasan. Khoiriyah melihat emas sebagai bentuk tabungan yang lebih stabil dibanding simpanan di bank yang tergerus inflasi.

Harga emas terus meroket, mencapai rekor tertinggi awal 2024 di US$2.000 per ons (sekitar Rp31 juta), dan diprediksi naik hingga US$2.700 per ons (sekitar Rp43,2 juta) akhir 2024. Peningkatan ini didorong ketegangan geopolitik Timur Tengah, penundaan penurunan suku bunga AS, dan meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral.

Tidak jauh berbeda dengan ibu Mudawarah, yang dilakukan Khoiriyah, ibu rumah tangga yang juga wirausaha ini juga menyisihkan uang bulanan untuk bisa membeli emas. Bagi Khoiriyah, nilai emas akan terus meningkat selain bisa digunakan untuk mempermanis penampilan.

“Kalau di daerah, kebanyakan perhiasan bukan Logam Mulia (LM). Perhiasan emas bisa digunakan sekaligus investasi. Kalau di daerah seperti Kencong, LM tidak banyak bahkan tidak ada di toko emas yang menjualnya. Kalaupun ingin memiliki perhiasan dengan nilai tinggi, pilih perhiasan yang kadarnya mendekati 24, bisanya di dearah maksimal 22 karat sudah bagus,” jelas Khoiriyah.

Khoiriyah menjelaskan perhiasan emas di daerah menjadi primadona. Lihat saja di toko emas kalau mau Lebaran  pasti rame orang mau jual ataupun beli. Juga di pegadaian, pada momen-momen tertentu akan ramai orang menggadaikan perhiasan yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan harian ataupun untuk investasi.

“Kalau saya beli emas untuk jaga-jaga kalau ada kebutuhan biaya sekolah anak dan keperlua modal usaha. Tidak perlu dijual kalau memang tidak mendesak, saying kalau dilego. Emas mudah juga di gadaikan di Pegadaian. ”

Kini memiliki emas sebagai sarana investasi juga sangat mudah dilakukan bagi orang-orang daerah dengan hadirnya Bank Syariah untuk inevestasi emas LM. Dimana semua orang bisa memiliki LM dengan gramasi tertentu dan bisa dilakukan dengan cicilan per bulannya.

“LM memang masih belum popular di daerah. Tidak bisa dipakai seperti cincin, kalung, gelang dan binggel, perhiasan di kaki. Padahal LM lebih menguntungkan kalau dijual sebenarnya sesuai harga pasaran, tidak ada biaya dari model perhiasan. Tidak ada salahnya bank syariah, termasuk BCA syariah buka menggunakan channel BCA konvensional. Sehingga masyarakat ada banyak pilihan untuk investasi emas khususnya LM,“ tegas Iir, panggilan Khoiriyah.

Ditanya berapa gram koleksi perhiasan yang dimiliki Khoiriyah mengatakan cukup meski tidak dalam jumlah besar.  Baginya memiliki emas sama halnya memiliki tabungan, bedanya emas lebih stabil harganya bahkan naik tiap tahunnya. Lebih banyak untungnya memiliki emas. sementara tabungan di bank nilai investasinya kecil bahkan lebih kecil dari gerusan nilai inflasi tiap tahunnya.

“Pokoknya memiliki emas is the best. Hampir semua orang di desa pasti punya perhiasan emas.”

Menjanjikan, Harga Emas Terus Meroket

Emas sedang menjadi perbincangan hangat karena harganya yang melesat. Harga emas mencetak rekor tertinggi itu karena dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Harga emas juga meroket diduga juga karena penundaan penurunan suku bunga acuan Amerika Serikat. Lalu, bagaimana prediksi harga emas tahun 2024 ini? Apakah bakal makin cuan jikan berinvestasi emas?

Di awal 2024, harga emas tembus US$2000 per ons atau sekitar Rp31 Jutaan, dan menjadi rekor tertinggi dalam sejarah. Diprediksi harga emas mencapai US$2.700 per ons atau sekitar Rp 43,2 juta per ons pada akhir 2024.

Prediksi kenaikan harga emas juga dikeluarkan oleh World Gold Council (WGC), kumpulan dari perwakilan industri yang bergerak di komoditas emas. Kenaikan harga emas bakal mengikuti rekor yang pernah terjadi di 2024.

WGC mengatakan, di tahun ini akan banyak aksi beli emas yang dilakukan oleh Bank-Bank sentral di seluruh dunia. Hal ini bakal membuat harga emas naik terus di 2024. Data WGC menyebutkan harga emas menyentuh angka tertinggi US$ 2.135,39 per ons di akhir 2023. Pada kuartal IV 2023 permintaan emas dunia naik 12% dan secara keseluruhan di 2023, naik 5% menjadi 4.448 ton.

Kenaikan harga emas di Desember 2023 dipicu pecahnya konflik Israel-Hamas. Selain itu, para trader juga melakukan spekulasi aksi membeli emas. Hal itu karena adanya rencana pemangkasan suku bunga acuan oleh Federal Reserve di Amerika Serikat (AS). Jika itu terjadi, nilai dolar AS diprediksi akan turun, karena itu untuk mengamankan asetnya, para trader membeli emas.

Investasi yang Menjanjikan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Abdul Mongid, dosen FEB Unesa, memperkirakan harga emas akan naik sepanjang 2024, menjadikannya pilihan investasi aman dan menguntungkan. Emas dikenal sebagai pelindung nilai saat inflasi, sehingga saat inflasi naik, harga emas cenderung ikut naik, menjaga daya beli investor. Emas juga berfungsi sebagai diversifikasi aset karena pergerakannya berlawanan dengan saham, menurunkan risiko kerugian saat pasar saham menurun.

BCA Syariah Tawarkan Pembiayaan Emas untuk Generasi Muda

Pranata, Direktur BCA Syariah, mengungkapkan bahwa emas memiliki kenaikan harga yang stabil dengan peningkatan 30,28% sepanjang 2024. Untuk mempermudah investasi emas, BCA Syariah menghadirkan produk Pembiayaan Emas iB, menggunakan prinsip syariah dengan akad murabahah. Keunggulan pembiayaan ini termasuk kepastian gramasi, angsuran tetap, dan pembiayaan yang mudah disesuaikan.

Produk ini menarik perhatian generasi milenial, terbukti dengan 42% nasabah berasal dari kaum muda dengan pembiayaan rata-rata Rp21 juta. Untuk mendukung akses yang lebih mudah, BCA Syariah mengembangkan layanan online melalui aplikasi BSya. Dengan inovasi ini, BCA Syariah ingin memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah yang aman dan terjangkau.(dan)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Visual Radio

Add New Playlist